Breaking

Wednesday, September 3, 2025

15 Menit Membaca Al-Qur’an Sebelum Belajar di MTs.N 2 Kota Padang

15 Menit Membaca Al-Qur’an Sebelum Belajar di MTs.N 2 Kota Padang

Oleh: 
Firdaus Gani
Guru MTs.N 2 Kota Padang
Ketua DPW FKDT Sumatera Barat
Mahasiswa S3 UMSumbar

Pendahuluan
Al-Qur’an merupakan sumber utama pendidikan Islam yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan akhlak mulia. Di tengah arus globalisasi yang seringkali menghadirkan tantangan moral bagi generasi muda, pembiasaan membaca Al-Qur’an di lingkungan madrasah menjadi kebutuhan yang mendesak. MTsN 2 Kota Padang telah menerapkan program “15 menit membaca Al-Qur’an sebelum belajar” sebagai salah satu strategi penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani.

Pelaksanaan Program
Program ini dilaksanakan setiap pagi sebelum pelajaran dimulai. Seluruh murid dan guru membaca Al-Qur’an selama 15 menit, minimal satu halaman per hari. Para siswa diwajibkan membawa Al-Qur’an dalam tas masing-masing sehingga pembiasaan ini tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga terbawa ke lingkungan keluarga.

Selain membaca, madrasah juga mengintegrasikan program tahfiz dimulai dari juz 1, sehingga secara bertahap siswa tidak hanya terbiasa membaca tetapi juga menghafal. Guru turut serta sebagai teladan dengan membaca bersama siswa, sehingga tercipta suasana religius yang menyeluruh.

Dampak dan Suasana Belajar
Berdasarkan pengamatan di lapangan, program ini memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku siswa. Suasana kelas menjadi lebih tenang, damai, dan kondusif dibandingkan sebelum program diterapkan. Kasus-kasus seperti saling membenci, membuli, hingga tawuran dapat ditekan secara drastis.

Dengan hati yang lebih tenteram, siswa lebih mudah menerima pelajaran dan menumbuhkan semangat belajar. Hal ini membuktikan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an mampu mengisi kekosongan spiritual remaja, sekaligus menjadi benteng moral dari perbuatan yang tidak baik.

Landasan Ilmiah
Sebagai seorang peneliti, saya pernah meneliti pengaruh tahfiz terhadap pembentukan spiritual dan sosial siswa tingkat MTs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas tahfiz Al-Qur’an berpengaruh tinggi terhadap pembentukan karakter religius, kedisiplinan, serta hubungan sosial yang harmonis di kalangan siswa.

Dengan demikian, program membaca Al-Qur’an sebelum belajar bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga strategi ilmiah untuk memperkuat pendidikan karakter Islami.

Harapan ke Depan
Saya pribadi pernah bercita-cita untuk mengintegrasikan program harian berbasis nilai Islami, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, shalat dhuha, serta menghafal Al-Qur’an di setiap madrasah. Apabila diterapkan secara konsisten, saya yakin madrasah akan menjadi pusat pembentukan generasi Qur’ani yang unggul dalam spiritualitas, moralitas, dan intelektualitas.

Penutup
Program 15 menit membaca Al-Qur’an sebelum belajar di MTsN 2 Kota Padang terbukti mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif, meningkatkan ketenangan batin siswa, dan membangun karakter Islami yang kuat. Inisiatif ini layak dijadikan contoh bagi madrasah lain di Indonesia dalam rangka memperkuat pendidikan akhlak melalui pembiasaan Qur’ani.

#Firdaus Gani

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas