Breaking News

Dirjen Perkebunan Tinjau Replanting Karet Di Desa Mekar Sari

MWawasan, Sarolangun (JAMBI)~ Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian dan Perkebunan, Kasdi Sybagyono meninjau bantuan replanting karet tahun 2018  di Desa Mekar Sari Kecamatan Pelawan, Minggu (24/03) sore kemarin.

Kunjungan Dirjen Perkebunan ini didampingi Kadis Perkebunan Provinsi Jambi Agus Rizal, Peltu Kadis TPHP Sarolangun Helmi, Camat Pelawan Hudri, Kades Mekar Sari Saipuddin serta masyarakat kelompok petani Kotak Logam setempat.

Kadis Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal mengatakan bahwa pihaknya akan membantu pata petani dalam meningkatkan produksi perkebunan, dengan membantu bibit dan pupuk bagi para petani. hanya saja, para petani harus terlebih dahulu mengajukan profosal apa yang dibutuhkan.

"Sudah waktunya untuk diremajakan karet diatas 25 tahun, maka segera melakukan pengajuan profosal. Program yang kita dorong kedepan, ada kopi, nilam, jagung, karet, cabe, kacang tanah, kacang panjang, sawit, bentuk kelompok, ajukan profosalnya, kita usahakan membangun koperasi kemudian di mitrakan secara tertulis untuk menjamin pemasarannya," katanya.

Sementara itu, Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian, Kasdi Sybagyono mengapresiasi replanting karet yang dilakukan para kelompok tani di desa mekar sari, yang sebagiannya menanam karet dan sebagiannya ditanami tanaman yang bisa menghasilkan rupiah dalam jangak waktu yang pendek, seperti kacang panjang dan  kacang tanah.

Kata Dirjen belum lama ini melakukan diplomasi internasional tiga negara sebagai produsen karet terbesar yakni malaysia, indonesia dan thailand. ada tiga kesepakatan yakni menahan 240 ribu ton tidak di ekspor karet, sehingga harga karet naik, keduua dalam jangka menegah meningkatkan konsumsi karet dalam negeri satu diantaranya untuk campuran aspal melalui kementrian PUPR untuk jalan nasional sekitar 47.00 Kilo Meter  sampai dengan harga 9.000 lebih dan juga dibantu Mendagri untuk mendorong para Kepala daerah memanfaatkan karet sebagai campuran aspal, di sumater. kalimantan dan jawa. Ketiga,dalam jangak panjang, replanting karet, dimana rancangan dalam satu hektar ada 60 persen karet dan sisa boleh ditanami tanaman komoditi pertanian seperti kacang, kopi, jagung, dan sebagainya,

"Untuk meningkatkan harga karet petani, kita lakukan diplomasi internasional dengan tiga kesepakatan. salah satunya replanting karet, dan saya mengapresiasi apa yang dilakukan para petani di desa mekar sari ini, dan ini sudah benar. Saya lihat jagung lebih baik, dan harganya juga lumayan,ini sasarannya ini karet rakyat, bagaimana harga karet ini naik, dulu tahun 2011 pernah 3 dolar perklio terus mengalami anjlok terakhi 1,2 dolar, kemudian pak presiden membuat terobosan diplomasi internasional tiga negara itu, alhamdulillah karet rakyat harganya mulai naik," katanya.



#iksan

No comments