Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Thursday, April 30, 2020

Diduga Kontrak Pemberitaan Media di DPRD Sarolangun Aneh

MWawasan, Sarolangun-(JAMBI)~ Masih terkait persoalan dugaan tidak profesionalnya petugas sekretariat DPRD Sarolangun Provinsi Jambi dalam menerima kontrak kerjasama pemberitaan media, hal ini terkesan adanya perlakuan pilih kasih terhadap media, bukan tergantung Profesionalitas, sehingga dapat diduga kontrak pemberitaan media pada sekretariat DPRD Sarolangun didominasi media titipan Pejabat.

Hanya sekedar mendapat kontrak koran aja dimedia ini dan sangat disayangkan sekali dibuat hanya kecewa pada hal sering berbuat untuk DPRD tapi tiap tahun harus ribut manjang dan betenggaan

Seperti yang ditulis di media ini pada hari tahu 2019, dugaan ketidak beresan administrasi dan sistem kontrak pemberitaan media pada sekretariat DPRD Sarolangun sudah berlangsung sejak lama, cukup dengan kedekatan dengan pejabat dan mengantongi rekomendasi, akan diterima dan nilai kontraknya bisa lebih besar.

"Kontrak media Abang tidak ada, dana kami tidak cukup, kami susah membaginya,  yang ada ini banyak media bawaan Pejabat", kata RTK, oknum petugas Sekretariat Dewan kepada salah satu wartawan media online dan cetak, beberapa hari lalu.

Oknum Wartawan yang urung memperoleh kontrak medianya dan cetak itu seperti hanya bisa mengurut dada,  dan menggerutu, "Tiap tahun permohonan kontrak media kami ditolak, sepertinya kami dianggap sepele", ujar d, Selasa (29/4/2020) seraya keluar ruangan petugas.

Dari penelusuran media ini, perlakuan yang sama juga dialami i, oknum wartawan media online dan beberapa media baru, diduga karena tidak adanya "backing" atau "surat sakti"(rekomendasi) pejabat. Hingga berita ini ditulis, media ini susah menterjemahkan apa maksud kontrak media yang tanpa berdasarkan unsur Profesiinalitas itu, mungkin hanya pejabat Sekretariat Dewan lah yang tahu, Wallaahu A'lam.

#Tim

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas