Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Sunday, January 5, 2020

Hakim Tipikor Tolak banding Jaksa Penuntut Umum, Abdul Hadi Bebas Demi Hukum

MWawasan, Padang (SUMBAR~ Majelis Hakim tipikor Padang memutus bebas Drs. Abdul Hadi, Sp.PSA, mantan kepala SMK N 2 yang didakwa jaksa penuntut umum melakukan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan dana sekolah. Putusan bebas terhadap terdakwa dibacakan dalam amar putusan majelis hakim dalam sidang putusan yang digelar, Kamis (02/01/2020).

Penasehat Hukum terdakwa Dr. Armadefa, SH MH kepada www.mediawawasan.com menyampaikan, dalam amar putusan tersebut hakim memutus kliennya tidak bersalah seperti yang didakwakan JPU sebelumnya yang dijawab melalui pledoi PH terdakwa.

Selanjutnya dalam perkara 3463 K/PiD.SUS/2019, jenis permohonan ; K.Tanggal Masuk 12-09-2019 asal pengadialan Padang Nomor Surat Pengantar: W3.UI/2636/HK.07/TPK/VIII/2019. Nomor Putusan PT:Jenis perkara: PID.SUS, Permohonan :Jaksa Penuntut Umum pada Kejari Termohon /Terdakwa: Drs.Abdul Hadi pgl Hadi,Sp.PSA.Status Perkara:Putus ,Tanggal Putus: 12-12-2019,Amar Putusan : T O L A K. 
membebaskan dari segala tuntutan jaksa, terdakwa juga dibebaskan dari tahanan dan  terhadap terdakwa.

“Syukur alhamdulilah, berdasarkan putusan pengadilan tipikor ini, terdakwa yang merupakan klien pertama kami dalam berperkara di pengadilan mendapatkan keadilan dengan lahirnya amar putusan hakim yang membebaskan terdakwa dari dakwaan penuntut umum,” ungkap mantan komisioner Bawaslu Sumbar yang berlatar belakang dosen hukum tersebut.

Menurutnya, dengan lahirnya amar putusan hakim yang dibacakan majelis hakim setidaknya menjawab apa yang menjadi tuduhan yang menimpa terdakwa bebas demi hukum.

Sebelumnya, ramai diberitakan Drs. Abdul Hadi, Sp.PSA mantan kepala SMK N2 Kota Solok terjaring tim saber pungli Polres Solok Kota berawal dari laporan salah seorang orang tua murid yang keberatan diminta iuran oleh pihak sekolah. Keberatan orang tua murid tersebut terkait iuran wajib yang dibayarkan sebagai syarat untuk mengambil keterangan lulus atau ijazah yang ditetapkan sekolah dengan besaran Rp1.920.000 per tahun atau Rp160.000 per bulan bagi siswa yang mampu dan Rp1.200.000 atau Rp100.000 per bulan bagi siswa tak mampu.

Dalam operasi tim saber pungli yang dilakukan pihak kepolisian tersebut diamankan barang bukti uang tunai senilai Rp219.338.523 yang diamankan sebagai barang bukti dari sekolah

#Bayu

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas