Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Friday, December 13, 2019

Banjir Bandang Kembali Melanda Solok Selatan, 1000 Rumah Terendam Banjir Dan 1 Jembatan Roboh

Kondisi Banjir Di Solok Selatan

MWawasan, Solsel (Sumbar) ~ Akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat pada jumat (13/12). Dalam kejadian ini satu jembatan roboh, serta kurang lebih 1000 rumah terendam air ketinggian antara 30 hingga 120 sentimeter.

Kapusdatinmas Badan Nasional Penangulngan Bencana (BNPB) menyebutka kejadian terjadi sekitar pukul 05.00 Wib pada jumat (13/12) Pagi, yang telah terjadi banjir bandang lagi.seperti yang diketahui sebelumnya Solok Selatan sudah pernah juga terjadi.

Banjir tersebut juga menerjang beberapa wilayah di Sumatera Barat sperti yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan ,lecamatan koto parik gadang Diateh ,Kecamatan Sungai Pagu dan Pauh Duo.

"Data sementara warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan jumlah para pengungsi masih dalam pendataan" ujar Agus pada wartawan.

Selain merendam rumah, banjir tersebut juga mengakibatkan 387 murid Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Muaralabuh hari ini tidak bisa mengikuti ujian, karena sekolah mereka terendam banjir.

"Akses jalan menuju sekolah juga tergenang air sehingga sulit dijangkau," kata Kepala Bagian Humas Solok Selatan, Firdaus Firman di Padang Aro, 

Sementara itu Camat Sungai Pagu Rolli Almar mengatakan, di kecamatan itu banjir hampir merata dan daerah yang biasanya tidak terkena banjir sekarang juga terendam.

"Hampir semua sungai meluap dan merendam rumah warga di tepi Sungai Pagu," ujarnya.

Dia menyebutkan, sungai yang meluap dan merendam rumah warga yaitu Batang Bangko, Batang Suliti dan Anak Lolo.

"Sekarang kami sedang melakukan pendataan di lapangan," ujarnya.

Saat ini air belum surut dan warga masih bertahan di rumah masing-masing menunggu air surut.
Camat Koto Parik Gadang Diateh Syahrul Munir, saat dihubungi menyebut enam rumah warga yang hanyut berada di Nagari Balun karena dihantam arus Sungai Batang Suliti.

Kuatnya arus karena peningkatan debit air juga menyebabkan 300 meter jalan alternatif di Kandang Banih retak. Kerusakan jalan ini mengakibatkan akses warga Sungai Pangkua terganggu.

Hantaman arus Sungai Batang Suliti juga menyebabkan satu rumah warga di Sungai Ipuah rusak. "Penghuni rumah saat ini telah mengungsi ke rumah sanak keluarga," sebutnya.


#Muf/Rel

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas