Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, December 11, 2019

1.166 Warga SAD Sudah Terdaftar Sebagai Peserta BPJS Kesehatan

MWawasan,Sarolangun - (JAMBI)Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun tidak pandang bulu dalam memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang kurang mampu, melalui keikutsertaan dalam peserta BPJS Kesehatan yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Pasalnya, warga Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Sarolangun saat ini telah banyak memiliki kartu BPJS Kesehatan tersebut.

Kadis Kesehatan Bambang Hermanto, S. Km, MM, Rabu (11/12) kemarin mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya mencatat sudah sudah mencapai ribuan jiwa warga SAD yang telah memiliki kartu BPJS Kesehatan tersebut.

"Sesuai dengan data yang ada pada kami ada sebanyak 1.166 orang warga SAD telah memiliki kartu BPJS Kesehatan, itu ditanggung oleh pemerintah daerah," katanya.

Bambang menjelaskan para warga SAD yang terdaftar dalam peserta bpjs kesehatan tersebut merupakan warga SAD yang telah memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Warga SAD semua yang mempunyai nik, alhamdulillah sudah tercover yang ada di Kabupaten Sarolangun. Menyebar di beberapa kecamatan, ada di Kecamatan Bathin VIII, CNG, Limun, air hitam dan mandiangin," katanya.

"Kita menunggu bagi yang belum ada niknya itu, jika sudah ada, kita siap bantu akomodir, secara bertahap kita pemerintah daerah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, jika ada penambahan," kata dia menambahkan.

Ia berharap kedepan pelayanan kesehatan kepada warga SAD di sarolangun dapat berjalan dengan baik, khususnya kepada setiap puskesmas untuk melayani secara tulus, ikhlas dan prima bagi masyarakat yang datang berobat ke puskesmas khususnya warga SAD.

"Kalau pelayanan kesehatan bagi sad saya pikir sudah maksimal, dan luar biasa. Sebab, pelayanan kesehatan ini titik beratnya ada di setiap kepala puskesmas dan jajarannya. Sayaihat sudah luar biasa ekstra. Seperti mereka warga SAD datang ke Puskesmas, mereka butuh rujuk sementara kondisi mobil puskesmas keliling kita rusak, sehingga sering kali kepala puskesmas itu ketika rujukan itu menggunakan mobil pribadi, ada juga menyewa mobil untuk warga SAD," katanya.

  #iksan

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas