Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Tuesday, October 15, 2019

Dinilai Gagal, Kadis Disnakkan Asnawi Didemo GMS di Kantor Bupati Sarolangun

 MWawasan,Sarolangun - (JAMBI) Disinyalir tidak adanya program Dinas Perikanan dan Peternakan (Dusnakkan) Kabupaten Sarolangun yang dipimpin Asnawi yang berhasil dan hanya menghabiskan anggaran, Puluhan anggota Gerakan Mahasiswa Sarolangun (GMS) turun berunjuk rasa (Demo) di depan kantor Bupati Sarolangun, Selasa (15/10) satu hari setelah Paripurna Hut Kabupaten Sarolangun ke 20 tahun yang digelar Senin (14/10), para pengunjuk rasa berharap dapat bertemu dalam audiensi langsung dengan Bupati Sarolangun Cek Endra.

Pelaku aksi berjumlah sekitar 50 orang, yang mayoritas kalangan mahasiswa aktif di berbagai perguruan tinggi di Sarolangun ini sempat berorasi bersahutan di gerbang pintu masuk kantor Bupati Sarolangun, Rayan Arpandi, Rahmad Hidayat, Sulaiman, Fadil kusairi, Hendri dan lainnya berorasi dengan tertib.

Orasi para pengunjuk  rasa dipantau langsung Kapolres Sarolangun Deny Heryanto,  Kapolres sempat berdialog dengan anggota aksi,  pendemo seperti curhat menceritakan poin-poin penting aksinya, begitu pun Kaban Kesbang Pol Solahudin Novri juga terlihat aktif dalam negosiaai upaya audiensi dengan Wakil Bupati Sarolangun.

Empat poin penting yang dielu -elukan pengunjuk rasa dalam orasinya yakni Program cetak kolam yang dinilai gagal,  sentra ternak sapi yang tidak dikelola dengan baik, Rumah potong hewan dan pasar ternak tidak difungsikan dengan baik dan juga meminta Bupati Cek Endra menggagalkan Asnawi dari Peserta lelang pimpinan salah satu OPD.

Poin -poin penting tersebut dituangkan para pengunjuk rasa dengan sebuah sertifikat gagal untuk kinerja Peltu Kadis Nakkan Asnawi.

Dan beberapa saat kemudian  perwakilan pengunjuk rasa digiring masuk oleh Kasat Pol PP Ridwan beraudiensi dengan Wakil Bupati Hillalatil Badri.

Audiensi yang dipimpin Wabup Hillalatil Badri dengan 10 orang perwakilan pengunjuk rasa, Wabup menyebut akan menindak lanjuti hasil audiensi, "Tuntutan GMS akan Saya sampaikan ke Bupati untuk ditindak lanjuti," ucap Wabup Hillalatil Badri.

#iksan

No comments:

Post a Comment

BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas