Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, February 20, 2019

Proyek Drainase di Dinas PUPR Sarolangun Diperiksa BPK

MWawasan, Sarolangun(JAMBI)~ Dua pejabat PPK-PPTK dan satu Pengawas yang ditunjuk langsung oleh Dinas PUPR Sarolangun kompak bungkam.

Pejabat yang ditunjuk oleh Dinas PUPR, Soni Arianto, ST sebagai PPK, Nopriwan sebagai PPTK dan Maya, ST sebagai Pengawas terkesan tidak transparan dan ada yang ditakuti seolah sengaja bungkam. Dugaan kuat di back up oleh orang kuat dan berpengaruh.

Anehnya, hal mustahil seorang pejabat tidak mengetahui apa tugas dan tanggung jawab masing masing di lapangan, sementara secara kedinasan mereka resmi ditunjuk melalui SK dan honor tambahan untuk itu.

Saat disambangi di ruang kerjanya, Senin (18/02/19) Nopriwan selaku PPTK dan juga staf  bidang cipta karya. Menyampaikan secara langsung ketika diwawancarai wartawan ini. Selaku pengganti PPTK sebelumnya yang pensiun Per 1 Desember 2018.

Ketika diminta keterangan teknis kegiatan di lapangan sesuai tupoksi sebagai PPTK, Total panjang drainase secara keseluruhan, beliau tidak mengetahui secara persis.

Sama halnya dengan jawaban yang diberikan oleh Maya, ST sebelumnya selaku pengawas kegiatan tersebut.

Disini terlihat semua pejabat yang terkait, seolah kompak tidak tahu dan bungkam, terkesan sengaja menutupi keterbukaan informasi publik. Aneh memang, semua pejabat yang terkait dengan kegiatan tersebut terkesan tidak takut dan seolah telah diatur jawaban sama, saat diminta keterangan.

Kegiatan yang sudah dibayarkan 91%, diakui PPTK sudah bisa dimanfaatkan walau belum maksimal. Di beberapa titik masih tersisa kegiatan yang belum selesai, batas waktu pengerjaan sudah habis. Sudah bermanfaat, memang tidak maksimal karena sisa kegiatan di beberapa titik belum terselesaikan, ujar Iwan selaku PPTK.

Ditambahkan,volume sudah diukur dan dibayar 91% per Desember 2018. Sudah kembali diperiksa oleh Pihak BPK, sudah turun langsung audit dan ukur ulang. Tepatnya, Jum’at (15/02/2019), kita tunggu hasilnya ke depan.

“Kemaren BPK sudah turun periksa ulang, jika memang ada kekurangan terhadap volume dari hasil yang kita ukur sebelumnya, berarti ada temuan nantinya. Hingga hari ini, hasil pemeriksaan tersebut belum diketahui tambah Iwan, Senin (18/02/19).

Hingga berita ini ditayangkan ke sekian kalinya PPK terlihat jarang masuk kantor, Oni Suryanto, ST selaku PPK saat coba dihubungi, Rabu (20/02/2019) via seluler 08228039xxxx tersambung tidak diangkat seolah lepas dari tugas dan tanggung jawab untuk dimintai keterangan. 

Ketidakhadiran di kantor serta disiplin sebagai ASN di lingkup Pemerintahan Kabupaten Sarolangun patut di pertanyakan?



#iksan

No comments:

Post a Comment

BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas