Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, November 1, 2017

Pesta Pilkada Padang Panjang Mulai Semarak, DPC Gerindra Bakal Buka Pendaftaran Bacalon Wako dan Wawako



MWawasan, Padang Panjang – DPC DPC Kota Geridra Padang Panjang bakal membuka pendaftaran untuk para Bakal Calon (Bacalon) Walikota dan Wakil Walikota yang akan ikut dalam pesta demokrasi  Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Padang Panjang yang akan digelar oleh Komisi Pemilhan Umum Daerah (KPUD) Kota Padang Panjang secaear serantak pada 27 Juni 2018 mendatang.

Ketau DPC Geridra Padang Panjang Ir. Rafdi M. Syarif  ketika ditanya oleh www.mediawawasan.com tentang kesiapan partai Gerindra untuk pesta demokrasi ini mengatakan, kalua proses awal itu katanya, mempembukan pendaftaran seluas luasnya utuk para bakal calon yang akan ikut dalam Pemilukada, dan ini sekalian untuk menjawab kesimpang siuar yang tenga beredar ditengah – tengah public.

“Dalam waktu dekat ini kita akan mebuka pendaftaran bagi tokoh-tokoh masyarkat dan kalang elit politik yang akan ikut dalam pesta Pemilukada Kota Padang Panjang 2018 mendatang, dan ini adalah mekanismi di Parpol Gerindra. Karena, intruksi dari Ketum DPP Gerindra yakni Bapak Prabowo, yang akan diusung oleh Parpol Gerindra itu adalah yang terbaik miskipun orang itu bukan kader Parpol Gerindra. Cuma semuanya itu harus melalui mekanisme yang telah ditetapkan,” kata Rafdi M. Suarif, Rabu pagi.

Selaku Ketua DPC Geridra Kota Padang Pajang, Rafdi M. Syarif lah yang pertama menyatakan sikap akan ikut dalam pesta demokrasi  Pemilukada Kota Padang Panjang, miskipun dia diamanah selaku Ketua Partai Gerindra di Kota Padang Panjang, namun mekanisme proses penjaringan bacalon itu wajib baginya untuk mengikuti.

“Jika natinya dalam proses mekanisme penyaringan Bacalon ada dari tokoh atau kader yang lebih pantas dari saya, maka saya wajib mengusung mereka, dan itu ketentuan dari Partai,” tegas Rafdi M. Syarif.

Ketika ditanyaka mekanisme dan proses penetapan Bacalon itu, Rafdi M. Syarif mejelaskan, “Tentu pertamanya harus mendaftar dulu di Gerindra, setelah itu tim penjaring akan melaku rapat pleno untuk meneruskannya ke DPD. Setelah itu DPD akan melakukan kajian dan surve lalu diterukan ke DPP. Karena yang tauh tentang sosok Bacalon itu adalah oreng Daerah. Jadi kuncinya, Bacalon yang akan diusung oleh Gerindra itu bukan berdasarkan kedekatan dengan petinggi Parpol, tetapi berdasarkan ke tokahan dan ektabelitas orang tersebut melalui surve yang telah dilakukan oleh DPD dan DPP,” kata Rafdi M. Syarif.

Selaku ketua Partai, Rafdi M. Syarif mengaku memang sudah melakukan komunikasi politik dengan lintas Parpol, khususnya PKS.

“Secara Nasional Gerindra dan PKS itu satu, jadi tidak ada salahnya kalua saya melakukan komunikasi Politik dengan PKS. Karena, setalah DPP mengeluarkan SK penetapan pasang Bacalon, kualisi Parpol kita sudah ada untuk mengusung Bacalon Wako dan Wawako kita. Cuma bagi tokoh atau kader yang tidak mengikuti proses pendaftran dan mekanisme partai jangan mimpi untuk diusung oleh partai Gerindra,” pungkasnya. (*)
  

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas