Breaking News

Laura Ucapkan Dua Kalimat Syahadat


MWawasan,SAROLANGUN - Laura Andriyani Manik, Wanita Kelahiran Medan, 18 Juni 2002, warga RT 06 Desa Seko Besar Kecamatan Pauh, secara resmi masuk islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat, yang dibimbing langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kecamatan Pauh, Drs Ali Akbar.

Ali Akbar, Rabu (13/02) kemarin mengatakan bahwa Laura yang menganut agama kristen protestan sebelumnya mendatangi kantor KUA Kecamatan Pauh, untuk menyatakan ingin masuk islam.

Dengan kedatangan laura, KUA Kecamatan Pauh langsung menyambutnya dengan baik, hingga membimbing serta menuntun laura untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, dan membacakan surat pernyataan.

"Awal dari wanita mualaf ini, dia seorang penganut agama kristen dan dia ingin sekali masuk islam dan dia lansung berangkat dari rumah menuju ke KUA pauh,  saya ingin sekali masuk islam pak," katanya.

Kini, kata Ali Akbar, setelah memeluk agama islam, nama wanita berusia 17 tahun tersebut berganti dengan nama Nurul Hidayah. Karena memang wanita telah mendapatkan hidayah dari allah SWT sehingga bertekad ingin masuk islam.

Surat pernyataan yang dibacakan oleh Nurul Hidayah pada saat masuk islam, yakni, 

Bismillahirrohmanirrohim

Innaddina indallohi Islam, sesungguhnya agama yang di ridhoi di sisi allah swt hanyalah agama islam.

Surat pernyataan memeluk agama islam, saya yang bertanda tangan dibawah ini. Nama Laura Andriyani Manik, TTL kelahiran Medan, 18 Juni 2002, Alamat Desa Seko Besar, Agama Terdahulu Kristen protestan.

Dengan kesadaran dan keikhlasan sendiri saya menyatakan memeluk islam dengan membacakan dua kalimat syahadat, asyhadu allah ilaaha illallah wa asyhadu anna muhammadarrosulullah. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain allah dan aku bersaksi bahwa nabi muhammad itu adalah utusan allah.

Setelah memeluk agama islam, nama resmi saya adalah nurul hidayah. Demikianlah surat pernyataan ini, saya buat dengan sebenar-benarnya tanpa ada tekanan atau paksaan dari siapapun. Pauh, 11 februari 2019.


#iksan

2 comments:

  1. Berita nggak penting, ada yg mualaf ada yg murtad itu biasa, gitu aja kok repot

    ReplyDelete