Salah seorang calon Wali Nagari Pasir Talang, Rahmat Arianto, mengajak seluruh pihak menjadikan pemilihan wali nagari sebagai momentum mempererat hubungan antarwarga, bukan sebaliknya menjadi alasan munculnya perpecahan di tengah masyarakat.
Menurut Rahmat Arianto, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam sebuah proses demokrasi. Setiap masyarakat memiliki hak untuk menentukan calon yang dinilai mampu membawa Nagari Pasir Talang ke arah yang lebih baik.
Karena itu, Rahmat Arianto menekankan pentingnya persaingan yang sehat di antara para calon. Kontestasi, menurutnya, hendaknya berlangsung dengan mengedepankan gagasan, program dan rekam jejak, bukan saling menjatuhkan ataupun memperuncing perbedaan.
Pesan tersebut disampaikan Rahmat Arianto pada Kamis, 24 September 2026. Ia berharap semangat badunsanak tidak hanya menjadi slogan selama tahapan pemilihan, tetapi benar-benar menjadi sikap bersama hingga seluruh proses pemilihan selesai.
Bagi Rahmat Arianto, siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat harus mampu merangkul seluruh warga. Sebab, pembangunan nagari tidak dapat dilakukan oleh seorang wali nagari seorang diri, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat secara luas.
Pemilihan Wali Nagari Pasir Talang yang akan digelar pada 7 Oktober 2026 juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan arah kepemimpinan nagari untuk beberapa tahun ke depan. Pilihan yang diberikan di bilik suara akan membawa konsekuensi terhadap perjalanan pemerintahan dan pembangunan nagari.
Rahmat Arianto menilai masyarakat Pasir Talang memiliki kecerdasan dalam menentukan pilihan politiknya. Karena itu, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada masyarakat dengan harapan setiap warga menggunakan hak pilih berdasarkan pertimbangan yang matang.
Menurutnya, masyarakat perlu melihat calon tidak hanya dari sisi kedekatan maupun hubungan pribadi, tetapi juga mempertimbangkan gagasan, kemampuan, integritas serta kesanggupan calon dalam menjalankan amanah apabila nantinya terpilih sebagai wali nagari.
Lebih jauh, Rahmat Arianto mengingatkan bahwa pilihan masyarakat pada 7 Oktober 2026 bukan sekadar menentukan siapa yang akan memimpin Nagari Pasir Talang. Keputusan tersebut juga berkaitan dengan arah perjalanan Nagari Pasir Talang Induk dalam delapan tahun mendatang.
Karena itu, ia mengajak seluruh calon dan pendukung masing-masing untuk menjaga suasana tetap kondusif. Perbedaan pilihan diharapkan tidak membuat hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang telah terjalin di tengah masyarakat menjadi renggang.
Rahmat Arianto juga mengajak masyarakat menerima hasil pemilihan dengan sikap dewasa. Bagi dia, setelah proses pemilihan berakhir, seluruh elemen masyarakat kembali memiliki tanggung jawab yang sama, yakni bersama-sama membangun Nagari Pasir Talang.
Dengan semangat badunsanak dan persaingan yang sehat, Rahmat Arianto berharap Pemilihan Wali Nagari Pasir Talang dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis. Apa pun pilihan masyarakat nantinya, kepentingan Nagari Pasir Talang tetap menjadi tujuan yang harus ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun pribadi.
#Buya

































No comments:
Post a Comment