Breaking

Wednesday, September 9, 2026

KBIHU Yasinkapas Mulai Manasik Haji 2027, 36 Jemaah Calon Haji Dibekali Ilmu dan Penguatan Takwa

MWawasan, Pasaman (SUMBAR)~ Persiapan menuju Tanah Suci mulai dilakukan jemaah calon haji (JCH) Kabupaten Pasaman. KBIHU Yasinkapas Lubuk Sikaping secara resmi membuka kegiatan manasik haji bagi jemaah calon haji tahun 2027, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan perdana tersebut digelar di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasaman. Sebanyak 36 jemaah calon haji telah terdaftar mengikuti program manasik KBIHU Yasinkapas, dengan 32 orang hadir pada pertemuan perdana.

Para jemaah tersebut berasal dari Kecamatan Lubuk Sikaping, Bonjol, Simpati, dan Tigo Nagari.

Pembukaan dihadiri Ketua Yasinkapas H. Aswirman, Wakil Ketua KBIHU Yasinkapas H. Yulianto, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasaman H. Muksinin, S.Ag., M.Pd., Ketua Baznas Kabupaten Pasaman H. Asnil M., S.E., M.M.  serta jajaran pengurus KBIHU Yasinkapas.

Sebelum memasuki materi manasik, pengurus KBIHU Yasinkapas bersama para jemaah terlebih dahulu menggelar musyawarah.

Pembahasan meliputi waktu pelaksanaan, jumlah pertemuan, tenaga pemateri, termasuk rencana menghadirkan pemateri dari dalam dan luar Kabupaten Pasaman, serta kebutuhan biaya selama pelaksanaan manasik.

Dari hasil musyawarah tersebut disepakati manasik haji mandiri akan dilaksanakan sebanyak 21 kali pertemuan sampai waktu menjelang keberangkatan nanti, jadwal setiap hari Sabtu. Untuk memperkaya wawasan jemaah, pemateri akan berasal dari dalam maupun luar Kabupaten Pasaman.

Sementara untuk pembiayaan, para jemaah menyepakati besaran biaya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Kementerian Haji dan Umrah.

Manasik perdana kemudian disampaikan langsung Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasaman, H. Muksinin, S.Ag., M.Pd.

Dalam materinya, H. Muksinin tidak hanya menekankan pentingnya memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga mengingatkan jemaah agar sejak sekarang memperbaiki sikap, perilaku, dan memperbanyak amal kebaikan.

Ia menekankan bahwa takwa merupakan bekal terbaik bagi setiap muslim, terlebih bagi mereka yang akan melaksanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci.

Sejumlah hal penting yang menjadi penekanan dalam pembekalan tersebut meliputi tauhid, ilmu, taubat, memilih teman yang baik, dan doa.

Pada aspek tauhid, jemaah diingatkan untuk senantiasa menjaga dan menyucikan keimanan, menjauhi hal-hal yang dapat merusak iman, meninggalkan kesyirikan, serta meluruskan dan mengikhlaskan niat dalam beribadah.

Kemudian, jemaah harus membekali diri dengan ilmu, khususnya ilmu fikih haji, pemahaman tentang tata cara ibadah secara lahiriah, serta pembinaan hati.

Aspek taubat juga menjadi perhatian. Jemaah dianjurkan memperbanyak istigfar dan memohon ampun kepada Allah SWT serta senantiasa kembali kepada-Nya.

Selain itu, dalam menjalani perjalanan ibadah haji, jemaah diingatkan pentingnya memilih teman yang baik, karena lingkungan dan teman perjalanan dapat memberikan pengaruh terhadap suasana serta kualitas ibadah.

Terakhir, doa menjadi bagian penting dalam persiapan. Jemaah diharapkan memperkuat doa, memohon ridha Allah SWT, serta meminta kemudahan dalam setiap tahapan perjalanan menuju dan selama berada di Tanah Suci.

Kegiatan manasik perdana tersebut ditutup dengan doa bersama dan foto bersama antara pengurus KBIHU Yasinkapas Lubuk Sikaping, jajaran Kemenhaj Kabupaten Pasaman, serta para jemaah calon haji.

Dengan dimulainya manasik sejak dini, KBIHU Yasinkapas Lubuk Sikaping berharap para jemaah memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi pengetahuan, mental, fisik, maupun spiritual, sehingga mampu menjalankan rangkaian ibadah haji secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.

#HNSH

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas