Breaking

Friday, February 20, 2026

Sosok Kepemimpinan Kiyai Kasiono: Terpilih Kembali sebagai Ketua DPC FKDT Kabupaten Dharmasraya Periode Kedua Masa Bakti 2025–2030


Kepercayaan yang diberikan secara aklamasi bukanlah hadiah, melainkan pengakuan atas ketulusan, konsistensi, dan loyalitas tanpa syarat. Nilai-nilai inilah yang kembali mengantarkan Kiyai Kasiono dipercaya memimpin DPC FKDT Kabupaten Dharmasraya untuk periode kedua masa bakti 2025–2030.

Dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Dharmasraya, telah terbentuk 8 DPAC, dengan 2 kecamatan bergabung menjadi satu, sehingga secara efektif Musyawarah Cabang diikuti oleh 6 DPAC kecamatan yang aktif, sah, dan representatif dalam menyuarakan aspirasi guru diniyah.

Muscab berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, kehangatan ukhuwah Islamiyah, serta semangat kebersamaan yang kokoh. Forum berjalan khidmat, tertib, dan demokratis, diwarnai musyawarah yang jernih dan dewasa, tanpa riak perbedaan yang mengganggu persatuan. Atas dasar kebersamaan dan kepercayaan kolektif, seluruh peserta forum secara bulat dan aklamasi kembali memilih dan menetapkan Kiyai Kasiono sebagai Ketua DPC FKDT Kabupaten Dharmasraya Periode Masa Bakti 2025–2030.

Penetapan ini bukan sekadar pengulangan estafet kepemimpinan, melainkan peneguhan amanah dan penguatan kepercayaan atas ketulusan pengabdian, konsistensi perjuangan, serta loyalitas tanpa pamrih dalam membina dan memajukan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah. Amanah yang kembali disematkan diharapkan menjadi energi baru untuk mempererat persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan diniyah, serta menjaga dan mengokohkan FKDT sebagai rumah besar perjuangan dan pengabdian guru diniyah.

Keputusan ini lahir dari penilaian objektif atas kepemimpinan beliau pada periode sebelumnya. Selama memimpin DPC FKDT Dharmasraya, Kiyai Kasiono dikenal sebagai sosok tulus, konsisten, dan memiliki loyalitas tinggi kepada FKDT Provinsi Sumatera Barat. Loyalitas tersebut tidak bersifat selektif, tidak memilih program yang menguntungkan semata, dan tidak dijalankan setengah hati.

Seluruh program kerja DPW FKDT Sumatera Barat diikuti secara utuh, dijalankan dengan disiplin, dan diterjemahkan hingga ke tingkat DPAC serta MDTA. Tidak ada program yang ditinggalkan, tidak ada agenda yang dijalankan separuh lalu diabaikan separuh lainnya. Semua dilaksanakan dengan satu prinsip utama: taat organisasi dan khidmat untuk pendidikan diniyah.

Di bawah kepemimpinan beliau, FKDT Dharmasraya tumbuh sebagai organisasi yang aktif, solid, dan selaras dengan kebijakan DPW. Komunikasi antara DPAC, DPC, dan DPW terbangun dengan baik, partisipasi guru MDTA meningkat, serta semangat kebersamaan dan gotong royong antar pengurus terus terjaga.

Selain kiprahnya di FKDT, Kiyai Kasiono juga dikenal luas sebagai tokoh masyarakat dan tokoh agama. Sejak lama beliau mengabdikan diri sebagai guru dan Kepala MDTA, pengurus masjid dan musholla, pembina majelis taklim, serta aktif dalam struktur Nahdlatul Ulama. Sosoknya dekat dengan umat, rendah hati, terbuka terhadap musyawarah, dan senantiasa mengedepankan kemaslahatan bersama.

Pengalaman Organisasi dan Pengabdian
Pengalaman panjang Kiyai Kasiono dalam pengabdian sosial-keagamaan dan kemasyarakatan menjadi fondasi kuat kepemimpinannya, di antaranya:
Badan Pengawas KUD (2000–2007)
Sekretaris KUD bidang perkebunan, simpan pinjam, dan sarana produksi (2007–2014)
Perangkat desa/jorong (2000–2023)
Ketua Majelis Taklim laki-laki (2000–sekarang)
Pembina Majelis Taklim ibu-ibu (2021–sekarang)
Komite SMPN Tiumang (2019–sekarang)
Pengurus masjid (2006–sekarang)
Pengurus musholla (2002–sekarang)
Ketua Tanfidziyah MWC NU (2019–2023)
Syuriyah NU (2024–sekarang)
Guru MDTA (2005–2014)
Kepala MDTA (2015–sekarang)
Wakil Sekretaris DPC FKDT (2015–2019)
Ketua DPC FKDT (2019–2024)
Ketua DPC FKDT (2025–sekarang)
Tokoh masyarakat dan tokoh agama di lingkungan tempat tinggal
Wakil Ketua DPW FKDT Sumatera Barat (2023–2028).

Kepercayaan yang kembali diberikan melalui Muscab ini bukan sekadar apresiasi atas kinerja masa lalu, tetapi juga harapan besar untuk masa depan. Masa bakti 2025–2030 diharapkan menjadi periode penguatan kualitas MDTA, peningkatan kesejahteraan guru diniyah, serta pengokohan peran FKDT sebagai pilar utama pendidikan keagamaan di Kabupaten Dharmasraya.

Dengan pengalaman panjang, integritas yang teruji, serta ketulusan dalam berkhidmat, Kiyai Kasiono kembali melangkah bukan untuk mencari posisi, melainkan melanjutkan amanah. Bagi beliau, berorganisasi bukan soal untung dan rugi, tetapi tentang istiqamah, loyalitas, dan pengabdian kepada umat dan agama.

FKDT Solid, MDT Bangkit

#Firdaus Gani (Ketua DPW FKDT Provinsi Sumatera Barat Mahasiswa S3 UMSumbar)

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas