Zulfira Zaisal Terpilih Kembali: Demokrasi FKDT Pesisir Selatan yang Dewasa dan Berprestasi
Oleh:
Firdaus Gani
Ketua DPW FKDT Sumatera Barat
Musyawarah Cabang (Muscab) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Pesisir Selatan yang dilaksanakan Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, menjadi contoh praktik demokrasi organisasi yang matang, terbuka, dan bermartabat. Kegiatan ini berada di bawah pembinaan langsung Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan, H. Yufrizal, dengan seluruh pembiayaan difasilitasi oleh Kemenag sebagai bentuk dukungan konkret terhadap penguatan pendidikan diniyah.
Pemilihan Ketua DPC FKDT Kabupaten Pesisir Selatan periode 2025–2030 dilaksanakan secara demokratis, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (LUBER JURDIL). Hak suara dimiliki oleh 15 DPAC FKDT Kecamatan dan 1 DPC, sehingga terdapat 16 suara sah yang menentukan arah kepemimpinan organisasi.
Muscab ini menghadirkan dua figur utama FKDT Pesisir Selatan sebagai calon ketua, yaitu:
1. Zulfira Zaisal, S.Ag., M.A., Ketua DPC FKDT petahana
2. Jasrial, Ketua DPC FKDT Kabupaten Pesisir Selatan periode pertama yang juga pernah menjabat Wakil Ketua DPC FKDT
Hasil pemungutan suara menetapkan:
Zulfira Zaisal: 10 suara
Jasrial: 6 suara
Dengan hasil tersebut, Zulfira Zaisal kembali dipercaya memimpin DPC FKDT Kabupaten Pesisir Selatan untuk periode kedua. Proses ini menegaskan bahwa FKDT Pesisir Selatan dibangun di atas legitimasi suara anggota, bukan kompromi tertutup, serta mencerminkan kedewasaan organisasi dalam berdemokrasi.
Profil Ketua Terpilih
Zulfira Zaisal lahir di Paninjawan, 15 Mei 1971. Riwayat pendidikannya dimulai dari SD Paninjawan Solok, MTs Muhammadiyah Sulit Air, MAN Koto Baru Padang Panjang, hingga menyelesaikan S1 Fakultas Tarbiyah IAIN Imam Bonjol Padang (1990) dan S2 UMSB (2009). Saat ini ia bertugas sebagai Pengawas Madrasah pada Kantor Kemenag Kabupaten Pesisir Selatan, setelah sebelumnya mengabdi sebagai guru PNS.
Di tengah tanggung jawab kedinasan, ia tetap konsisten memimpin dan menggerakkan organisasi. Keaktifannya sebagai Wakil Ketua DPW FKDT Sumatera Barat menunjukkan pengakuan atas kapasitas kepemimpinannya di tingkat provinsi.
Kepemimpinan yang Teruji Prestasi
Selama periode pertama kepemimpinannya, DPC FKDT Kabupaten Pesisir Selatan mencatatkan capaian yang membanggakan. Dua kali berturut-turut meraih Juara Umum PORSADIN Sumatera Barat, serta sukses sebagai tuan rumah terbaik PORSADINNAS Sumbar 2024, menjadi indikator kuat kepemimpinan yang bekerja dengan perencanaan dan sistem.
Tak kalah penting, Pesisir Selatan menjadi DPC pertama di Sumatera Barat yang mengajukan SK DPAC FKDT Kecamatan secara serentak satu komando sebanyak 15 DPAC. Langkah ini memperlihatkan kematangan tata kelola organisasi dan kesiapan FKDT Pessel sebagai model penguatan kelembagaan MDT.
Makna Muscab bagi FKDT Sumatera Barat
Kehadiran Jasrial sebagai kandidat—tokoh perintis dan pimpinan awal FKDT Pessel—memberi makna tersendiri. Kompetisi berlangsung sehat, beretika, dan saling menghormati, mencerminkan FKDT sebagai rumah besar yang menghargai sejarah sekaligus menatap masa depan.
Sebagai Ketua DPW FKDT Sumatera Barat, saya memandang Muscab DPC FKDT Kabupaten Pesisir Selatan ini sebagai contoh ideal demokrasi organisasi keagamaan nonformal: prosesnya terbuka, aktornya dewasa, dan hasilnya berorientasi kemajuan.
FKDT Solid, MDT Bangkit, Prestasi Meningkat.
Apa yang ditunjukkan Pesisir Selatan hari ini layak menjadi inspirasi bagi 19 DPC FKDT se-Sumatera Barat.
#Firdaus Gani

































No comments:
Post a Comment