Breaking

Saturday, January 31, 2026

“Koperasi MTsN 2 Kota Padang: Dari Sambutan ke Sistem, Menuju Kedisiplinan dan Keberkahan”

“Koperasi MTsN 2 Kota Padang: Dari Sambutan ke Sistem, Menuju Kedisiplinan dan Keberkahan”

Oleh: 

Firdaus Gani Anggota Guru MTsN 2 Kota Padang, Ketua DPW FKDT Sumatera Barat, Mahasiswa S3 UMSumbar

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Konsumen KPRI MTsN 2 Kota Padang Tahun Buku 2025, yang digelar pada Sabtu, 31 Januari 2026 di Hotel Rangkayo Basa, bukan sekadar rutinitas administrasi. RAT kali ini menjadi cermin bagi seluruh anggota untuk mengevaluasi diri, menata sistem, dan menegaskan komitmen bersama agar koperasi berjalan sehat, transparan, dan berkeadilan.

Koperasi primer ini memiliki 71 anggota, yang seluruhnya berasal dari guru dan pegawai MTsN 2 Kota Padang. Kehadiran Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Bapak Edy Oktafiandy, dan Kepala Dinas Koperasi Kota Padang, Bapak Jamilus, memberi bobot tersendiri. Sambutan Kemenag Kota Padang menekankan kesadaran akan keterbatasan hidup: kewajiban melunasi koperasi bukan sekadar administratif, tetapi amanah moral yang harus diselesaikan sebelum ajal menjemput. Pesan ini menegaskan bahwa koperasi adalah soal tanggung jawab, disiplin, dan kesadaran kolektif.

Kepala Dinas Koperasi menegaskan bahwa koperasi hanya akan maju jika pengurus dan anggota disiplin, karena kedisiplinan adalah fondasi utama agar koperasi tetap sehat. Tidak ada koperasi yang kuat bila salah satu unsur berjalan pincang. Sambutan ini mengingatkan bahwa koperasi bukan sekadar wadah menabung atau meminjam, tetapi ruang pendidikan karakter: mengajarkan disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan.

Sebagai anggota dan guru MTsN 2 Kota Padang, saya melihat persoalan klasik koperasi adalah macetnya angsuran. Solusi praktis adalah pembayaran melalui potongan gaji langsung, baik di Kemenag Kota Padang maupun MTsN 2 Kota Padang. Namun, bukan hanya mekanisme pembayaran yang penting. Semua aturan dari Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, hingga peraturan internal lainnya harus dikaji ulang dan diperbaiki. Bila perlu, libatkan tim ahli eksternal. Sistem yang baik akan memaksa anggota yang lalai menjadi tertib, sedangkan sistem yang lemah membuka peluang penyimpangan.

RAT kali ini menunjukkan bahwa transparansi adalah kunci. Laporan terbuka, pengelolaan adil, dan aturan tegas akan menutup celah kecurangan, baik dari pengurus maupun anggota. Koperasi bukan sekadar soal uang, tetapi pendidikan karakter kolektif. Dari sambutan-sambutan yang ada, terlihat bahwa disiplin, kesadaran moral, dan sistem yang kuat menjadi penentu keberhasilan.

Koperasi yang maju bukan hanya soal jumlah anggota atau nominal simpanan. Ia adalah rumah bersama yang menyejahterakan, menegakkan amanah, dan membawa keberkahan bila setiap anggota sadar akan tanggung jawabnya. RAT KPRI MTsN 2 Kota Padang menjadi momentum introspeksi, menata ulang sistem, menutup celah macet, dan menegaskan komitmen kolektif untuk koperasi yang bersih, adil, dan berkelanjutan.

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas