MWawasan, Banyuasin (SUMSEL)~ Oknum kepala sekolah berinisial "HNF" yang merangkap sebagai kepala sekolah di tiga tingkatan MI, MTs, MA di Yayasan Nuruzhulam yang terletak di desa Pulau Borang Banyuasin 1 diduga menggelapkan dana BOS lebih kurang 11 Tahun.
Awak media mendapati laporan dari beberapa orang yang berkerja sebagai tenaga pengajar di Yayasan Nuruzhulam pada Jumat 14 November 2025 turun ke lokasi info yang disampai oleh beberapa guru mengatakan bahwa memang benar kami sudah berapa tidak gajihan lebih kurang sudah 8 bulan.
Di samping itu bangunan ruang belajar untuk para siswa siswi belajar seperti plafon tidak ada bangku sudah banyak yang patah dan lantai sudah pada bolong semua fasilitas penunjang belajar terlihat banyak yang sudah mengalami kerusakan terkesan tidak terpelihara, di tanyakan kepada guru yang hadir waktu itu mengatakan bahwa kepala sekolah inisial " HNF" sangat jarang sekali masuk dan hand phone beliau juga jarang aktif , untuk.memgetahui kebenaran info dari para guru itu memang benar saat awak media coba menghubungi kepala sekolah via WhatsApp tidak ada jawaban.
Hingga berita ini ditayangkan sang kepala sekolah " NHF" masih tidak bisa di hubungi terkesan menghindar , lantas bagaimana dari Kemenag Banyuasin yang selama ini terkesan ada main mata dengan oknum kepala sekolah HNF dan pengelolaan Dana BOS tingkat MI , MTs , MA yang sepenuh nya di kelola oleh kepala sekolah selama ini . Sementara kepala yayasan inisial "A" mengatakan sudah berapa tahun ini dana bos tidak jelas untuk apa , sementara bendahara Mts inisial "R" mengatakan bahwa nama nya hanya di pakai sebagai bendahara namun uang yang seharus nya dana Bos di pegang oleh bendahara itu tidak terjadi semua di pegang oleh oknum kepala sekolah sejak tahun 2007 .sang kepala sekolah saat di hubungi via WhatsApp tidak pernah merespon terkesan sengaja menghindar.
#M. Angkut































No comments:
Post a Comment