Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, February 26, 2020

Bappeda Gelar Forum Konsultasi Publik Tahun 2020



MWawasan,Sarolangun -(JAMBI) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sarolangun menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) tahun 2020, Selasa (25/02) di aula Bappeda Sarolangun.

Kegiatan itu dibuka oleh Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra diwakili Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser, yang dihadiri oleh Asisten II Ir Dedi Hendri, Kepala Bappeda H Lukman, S. Pd,. M. Pd, para Kepala OPD, Kabid Pendanaan Bappeda Hj Maria Susanti, SE, serta jajarannya, tokoh masyarakat, pengurus Lsm, ormas, para awak media serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan yang mengangkat tema rancangan awal perubahan RPJMD Kabupaten Sarolangun tahun 2017-2022 menuju Kabupaten Sarolangun yang lebih maju dan sejahtera, mendatangkan dua orang narasumber yang kompeten, yakni Dr H Syaparudin, SE, M. Si, dan Dr Firmansyah.

Kepala Bappeda Lukman dalam laporannya mengatakan pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistim perencanaan pembangunan nasional,
Serta  pp nomor 13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah.

Dimana rancangan awal perubahan RPJMD ini dilatar belakang oleh Permendagri nomor 90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah yang baru dikeluarkan pada bukan Desember 2019 yang lalu.

"Tujuan pelaksanaan FKP ini untik menyerap dan mengakomodir aspirasi pemangku kepentingan dan Stake holder sesuai dengan peraturan mentri dalam negeri yang mana rancangan perubahan rpjmd ini dapat diserap melalui forum konsultasi publik," katanya.

Sementara itu, Sekda Sarolangun Endang Abdul Naser mengatakan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan semua pemangku kepentingan dan Stake holder yang ada untuk dapat memberikan Ide/gagasan, sumbang saran dalam rangka perumusan rancangan awal rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Sebab sesuai dengan peraturan pemerintah, bahwa perumusan rpjmd ini diawali dengan pembahasan pemangku kepentingan, melalui masukan saran, ide, serta usulan untuk penyempurnaan rancangan awal RPJMD Kabupaten Sarolangun tahun 2017-2022.

"Setelah ini nanti skpd mengikuti renja skpd dengan tim ahli. Program itu harus terukur, misalnya kalau bangun jalan itu jelas, karena sudah adanya perubahan paradigma pembangunan saat ini, jadi nanti setelah program dan kegiatan dijalankan, dilakukan evaluasi apakah sudah tercapai atau belum visi dan misi Bupati Sarolangun. Saya harap kegiatan forum konsultasi publik dapat berjalan dengan baik dan lancar, terima kasih kami ucapkan kepada para nara sumber yang telah hadir dalam kegiatan, "katanya.

Kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama dalam forum konsultasi publik, oleh perwakilan tokoh masyarakat, LSM, Para Kepala OPD terkait, serta Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser.

Kemudian dilanjutkan dengan paparan materi dari Kepala Bappeda Sarolangun H Lukman S. Pd, M. Pd, serta paparan materi dan diskusi bersama para nara sumber mengenai rancangan awal perubahan RPJMD Kabupaten Sarolangun tahun 2017-2022, dengan menyerap masukan dan saran dari para peserta forum konsultasi publik yang berlangsung dengan tertib dan lancar.

#iksan

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas