Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Friday, October 27, 2017

Jalan Sungai Pisang Bakal Mulus, Wako : Sangat Besar Artinya Bagi Padang dan Pesisir Selatan


MWawasan, Padang~ Sebentar lagi jalan yang menghubungkan Bungus Teluk Kabung, Sungai Pisang, Kota Padang dengan Sungai Pinang, Kabupaten Pesisir Selatan bakal nyaman dilalui. Jalan yang diproyeksikan sebagai pendukung pariwisata itu sudah dalam tahap pengaspalan.

Jalan ini digarap dengan anggaran sebesar Rp.37 milyar dari Pemerintah Provinsi. Sedangkan untuk mendukung pembebasan lahan dan land clearing, Pemko Padang juga menyiapkan anggaran Rp.15 milyar.

Menurut Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, jalan ini sangat besar artinya bagi Kota Padang Pesisir Selatan. Selain mendukung pariwisata, juga menjadi akses untuk memudahkan hubungan masyarakat dalam aktifitas ekonomi.

"Keberadaan jalan sangat besar artinya bagi masyarakat. Juga mendukung kepariwisataan Kota Padang," sebut Mahyeldi.

Peninjauan yang dilakukan Mahyeldi bersama Asisten II, Hermen Peri yang juga selaku Plh. Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan  ini guna memastikan realisasinya sesuai dengan perencanaan. Mahyeldi juga didampingi, Camat Bungus Teluk Kabung, Kabag Humas dan lurah setempat.

"Kita ingin memastikan realisasi jalan sesuai perencanaan semula. Bila ada kendala lahan, kita kembali turun untuk membicarakannya dengan warga dan tokoh masyarakat setempat," kata Mahyeldi.

"Dia menegaskan, Camat dan Lurah harus mengetahui perencanaan jalan semula yang pernah dibicarakan dengan Pemerintah Provinsi dan Balai Jalan Nasional," kata Mahyeldi.

Dia menambahkan, topografi kawasan yang dilintasi jalan  kurang lebih sepanjang 9 kilometer itu memang tidak datar. Jalan itu ada yang berada di tebing bukit yang agak curam dan memiliki tikungan tajam.

"Kondisi ini yang perlu kita kaji untuk kenyamanan masyarakat pengguna jalan. Makanya ada jalan lama agak berbahaya  seharusnya dialihkan," imbuh Mahyeldi.

Hingga 2018 nanti jalan menuju Pesisir Selatan ini diharapkan tuntas dan efektif digunakan sebagai jalan penghubung Kawasan Wisata Terpadu Mandeh, Pesisir Selatan dengan Kota Padang.


#DU/Zal/Joim/Buya

No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas