Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, August 23, 2017

Maraknya Prostitusi Anak di Bogor, Arist Merdeka Sirait Minta Pemerintah Sensitif

MWawasan, Jakarta (Indonesia)~Terbongkarnya jaringan prostitusi anak dan terus meningkatnya kejahatan seksual melalui jaringan online yang melibatkan anak ( Child Prostitution Online) dikawasan destinasi wisata Puncak Bogor baru-baru bukanlah kabar baru. Namun Komnas Perlindungan Anak memberikan apresiasi kepada Polres Bogor dan Direskrimum Polda Jawa Barat yang telah bekerja keras membongkar kasus prostitusi yang melibatkan anak dikawasan Puncak Bogor.

Dibulan April tahun ini Polres Bogor bersama Mabes Polri sesungguhnya telah membongkar jaringan prostitusi online yang juga melibatkan puluhan anak anak usia remaja dari berbagai tempat, jadi apa yang terjadi hari ini tidaklah terlepas dari kontribusi banyak pihak dan pemangku kepentingan. Masyarakat sekitar bisa dikatakan menutup mata bahkan tergolong cuek terhadap fenomena ini, bahkan pemilik hotel dan penginapan ditempat ini juga ikut membiarkan demi meraub rupiah, apalagi Pemerintah Bogor juga tidak mempunyai sensitifitas terhadap kasus prostitusi anak ini walaupun kota ini sudah dinyatakan pemerintah pusat sebagai kota layak anak, serta yang cukup menjijikkan dan memalukan justru permintaan konsumen dewasa terpelajarlah yang banyak terhadap prostitusi anak tersebut.

Inilah slaah satu peluang yang menyebabkan meningkatnya prostitusi anak bertaraf internasional terus berkembang dikawasan Puncak Bogor, kawin kontrak dengan warga negara asing dikawasan ini udah menjadi hal yang biasa ditengah-tengah sebahagian masyarakat dikawasan destinasi wisata ini, juga salah satu faktor pendorong menjamurnya anak-anak terlibat dalam dunia prostitusi ini adalah bujuk rayu, tipu muslihat dan mengkambinghitamkan kemiskinan yang dilakukan para predator prostitusi anak tersebut. ini juga salah satu pemantik anak-anak menjadi korban prostitusi

Pemicu(triger) keterlibatan anak-anak usia sekolah dari kota Bogor dan sekitarnya dalam jaringan Child Prostitution Online dipengaruhi oleh gaya hidup dan kurangnya kontrol orangtua dan lingkungan sekolah terhadap perubahan prilaku anak remaja dalam menghadapi globalisasi informasi serta permisifnya keluarga terhadap seks. Teknologi juga turut serta mempengaruhi gaya hidup dan pola konsumsi anak anak."tambah Arist.

Oleh sebab itu untuk memutuskan mata rantai jaringan Child Prostitution Online yang melibatkan jaringan online internasional diperlukan sikap tegas pemerintah kota dan kabupaten Bogor terhadap fenomena meningkatnya prostitusi online dikawasan puncak bogor.

Demi menyelamatkan anak-anak dari ancaman bahaya penyakit menular seks dan HIV/AIDS akibat maraknya prostitusi online anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai pelaksana tugas dan fungsi keorganisasian dari Perkumpulan Lembaga Perlindungan Anak(LPA) Pusat yang bergerak dibidang promosi, pembela dan perlindungan anak di Indonesia mendesak pemerintah kota dan kabupaten Bogor untuk segera menertibkan dna menindak tegas hotel dan penginapan yang memberikan akses terhadap praktek prostitusi anak dikawasan destinasi wisata Puncak Bogor. 

Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor juga harus segera menertibkan praktek-praktek kawon kontrak warga negara asing dikawasan ini dan mendesak pula aparat penegak hukum menindak tegas bagi para agen, cukong, perantara dan penyedia layanan prostitusi anak. Dan dalam waktu yang tidak begitu lama Komnas Anak juga mendorong agar segera pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor, Walikota dan Bupati untuk merencanakan Gerakan Perlindungan Anak Sekampung sebagai wujud gerakan partisipasi masyarakat untuk menjaga dan melindungi anak dikawasan ini. 

Walikota dan Bupati di Bogor tidak boleh menutup mata, bergerak dan bekerja."Demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak kepada media.


#Laporan: Denni France
#Editor : Buya

No comments:

Post a Comment

BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas