Breaking News

Pasca Kemarau Panjang, BPBD Sarolangun Prediksi Terjadi Banjir dan Longsor

MWawasan,SAROLANGUN - (JAMBI)Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sarolangun memprediksi pasca kemarau panjang tahun ini, dengan datangnya musim hujan akan terjadi banjir dan longsor di titik-titik wilayah kecamatan di Kabupaten Sarolangun.

Hal ini disebabkan permukaan tanah yang kering karena kemarau dan kebakaran lahan.
"Karena sudah lama kering dan dalam masa yang panjang,  begitu musim hujan akan mudah longsor dan banjir," ungkap Kepala BPBD Sarolangun Trianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Trikora.

BPBD berpikir  bila hal ini terjadi,  bagaimana penanganan sebelum terjadi bencana dan pasca terjadinya bencana banjir dan longsor dalam hal rehabilitasi sarana yang rusak, sebagai Badan yang bertanggung jawab terhadap pasca bencana dan pra bencana.

"Kita berpikir bagaimana penanganan pra bencana dan pasca terjadinya bencana,  sedangkan fasilitas yang rusak pada bencana pada tahun sebelumnya belum direhab," tambah Trikora seraya menyebut besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk rehabilitasi, namun selama ini terkendala dana.

"Untuk rehabilitasi jembatan putus dan pembangunan turap sudah kita usulkan ke pemerintah pusat,  Insyaa Allah tahun depan bisa turun," lanjut Trikora menyinggung banyaknya jembatan yang rusak dan putus dilanda banjir, perlu dibangun kembali, menurutnya sudah empat tahun tidak ada bantuan pemerintah pusat untuk dana rehabilitasi pasca bencana.

Trikora juga menyebut daerah yang rawan banjir yakni Kecamatan Limun,  Sarolangun,  Pauh dan Mandiangin dan yang rawan longsor Kecamatan Limun,  Batang Asai dan Bathin VIII.

Lanjut Trikora,  fasilitas jembatan gantung yang putus memerlukan rehabilitasi dan pembangunan kembali,
"Seperti turap sungai pasar Pelawan , Jembatan gantung mengkadai Limun, jembatan gantung kasiro dan jembatan gantung Gurun tuo Mandiangin, seharusnya dibangun kembali agar akses masyarakat tidak terputus," pungkasnya.

#iksan

No comments