Breaking News

PDAM Sarolangun Dapat Predikat Opini Sehat Dari BPKP Jambi


MWawasan, Sarolangun~ Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM), Tirta Sako Batuah Kabupaten Sarolangun, Rabu (08/8) kemarin menggelar expose kinerja pada tahun 2017, yang berlangsung di ruang pola utama Kantor Bupati Sarolangun. Dalam expose kinerja PDAM Sarolangun yang dilakukan oleh Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi, dinyatakan PDAM Sarolangun mendapatkan predikat opini sehat pada tahun 2017.

Kegiatan itu dihadiri Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, Sekda Sarolangun Drs H Tabroni Rozali, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi Nasmifida, AK, Direktur PDAM Sarolangun Syargawi, Para Asisten, Para Kabag, Para Kepala OPD, para camat, serta jajaran PDAM Sarolangun. 

Direktur PDAM Sarolangun, Syargawi dalam laporannya mengatakan bahwa tahun 2016 yang lalu PDAM Sarolangun sudah mendapatkan predikat opini sehat, yang kemudian dapat dipertahankan pada tahun 2017 dengan peningkatan yang signifikan. 

" Kapasitas yang baru dimanfaatkan baru 302,5 Meter perkubik, dan masih banyak potensi kapasitas yang bisa kita kembangkan. Tentunya itu butuh dukungan semua elemen, para OPD, kecamatan serta dukungan masyarakat," katanya. 

Ia juga mengatakan per 01 Agustus 2018 PDAM Sarolangun sudah melakukan pendistribusian air PDAM selama 24 jam, khususnya di pusat Kota Sarolangun karena target PDAM ini adalah mewujudkan Kualitas, Kuantitas dan Kontiniutas (K3). 

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Nasmifida mengatakan bahwa dalam menilai kinerja PDAM Sarolangun pihaknya melakukan sesuai peraturan yang berlaku, dan standar ukuran kinerja yang telah ditetapkan undang-undang. Namun, ia meminta agar menggali potensi sesuai kondisi daerah yang bisa meningkatkan kinerja. 

" Masih ada aset PDAM yang belum bisa dimanfaatkan, inilah yang akan mempengaruhi kinerja PDAM. Saya sarankan agar dilakukan inventarisasi terhadap aset-aset yang belum ditetapkan statusnya dan lihat kondisinya, kalau masih baik agar dikelola, tapi kalau buruk serahkan ke dinas agar tidak mempengaruhi laporan keuangan PDAM," katanya. 

Sementara itu, Bupati Sarolangun Cek Endra mengharapkan kedepan kinerja PDAM Sarolangun untuk mengalami kemajuan yang jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia berharap BPKP Provinsi Jambi bisa memberikan peran dalam meningkatkan kinerja PDAM Sarolangun ke depan, terutama dalam segi keuangan.  

"Air adalah kebutuhan dasar masyarakat kita, kita berharap agar tidak ada masyarakat sarolangun yang pada musim kemarau tidak mendapatkan air bersih," katanya. 

Bupati juga mengatakan Pemkab Sarolangun sudah menyertakan modal PDAM mencapai 37 miliar hingga pada tahun 2022 mendatang, Dan baru terealisasi sebesar 11,5 miliar. 
"Aset PDAM ini agar segera dituntaskan, PDAM Sarolangun Dapat Predikat Opini Sehat Dari BPKP Jambi.

Statusnya masih tergantung, apakah aset pemda, PDAM, Provinsi atau pusat. Jika tidak diselesaikan akan mempengaruhi predikat WTP kita," katanya.

Kegiatan tersebut diakhir dengan expose kegiatan kinerja PDAM Tirta Sako Batuah, Kabupaten Sarolangun, yang disampaikan oleh perwakilan BPKP Provinsi Jambi serta Direktur PDAM Tirta Sako Batuah Syargawi.

#Iksan