Breaking News

Sarolangun Dapat Bantuan Cetak Sawah Baru Seluas 343 Hektar dari Pusat


MWawasan, Sarolangun~ Tahun 2018 ini, Dinas Tanaman Pangan,  Hultikultura dan Perkebunan (TPHP)  Kabupaten Sarolangun, mendapatkan bantuan cetak sawah baru dari Pemerintah Pusat,  seluas 343 hektar. 
Ratusan lahan sawah baru tersebut, tersebar di tiga Kecamatan,  yakni Kecamatan Sarolangun,  Kecamatan Pelawan dan Kecamatan Air Hitam. 

Kadis TPHP Ir Joko Susilo,  Kamis (22/03) kemarin,  mengatakan bahwa seyogyanya pada tahun sebenarnya sarolangun dapat bantuan 500 hektar cetak sawah baru, namun setelah kementrian pertanian dari pusat turun ke sarolangun,  melakukan studi lapangan akhirnya hanya dapat 343 hektar. 

"Tahun ini kita dapat 343 hektar cetak sawah yang melalui program pusat,  jadi sebenarnya kita dapat 500 itu dapat hasil inventarisasi tahun 2016, tetapi kenyataan setalah dilaksanakan studi lapangan,  itu detail designnya oleh unpad,  ternyata tahun 2017 hanya bisa diselesaikan 60,,  dan tahun 2018 ini design detailnya sudah selesai 343 hektar," katanya. 

Lanjut Joko, pihaknya dalam program cetak sawah dari pusat itu,  hanya menyiapkan lahan untuk cetak sawah baru itu. dan itu dilakukan di Tiga kecamatan. "  Kita tunjukan wilayah lokasinya,  ada tiga kecamatan,  pelawan, sarolangun dan air hitam," jelasnya. 

Disamping itu,  ia juga menegaskan masyarakat untuk tidak melakukan alih fungsi lahan,  karena akan diberikan sanksi. Joko bilang, bahwa mengantisipasi terjadinya alih fungsi lahan itu,  pihaknya akan menyiapkan draft pembuatan perda tentang persiapan lahan pangan abadi. sehingga ada perda yang mengatur soal alih fungsi lahan ini. 

"Alih fungsi lahan padi sawah itu dilarang,  ada sanksinya itu. tapi tidak ada pidana.  misalnya, dijadikan lahan bangunan,  imbnya tidak dikeluarkan. dan kita siapkan draft untuk perda persiapan  lahan pangan abadi dan itu audah rata ruang di bappeda. jadi,  tata ruang itu mengatur jika ada perusahaan besar mau melakukan pembangunan besar besaran juga lokasi tersebut harus dilihat secara tata ruang,  apakah tata ruang untuk pertanian,  pembangunan sektor pabrikan ataupun tambang sudah ada disitu semua," tukasnya.


#Iksan