Breaking News

Musrenbang Kecamatan Singkut Sukses


MWawasan, Sarolangun~ Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang)  Kecamatan Singkut, yang dilaksanakan pada Rabu (28/02) kemarin di Aula Kantor Camat Singkut berlangsung dengan lancar dan tertib. 

Tampak hadir Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, Anggota DPRD Tontawi Zauhari, SE,  Azrai Wahab, Selamet Kastalo, Kepala Bappeda Ir Dedi Hendri, para kepala OPD, Camat Singkut RA Fatimah, SAP, Unsur Tripika Kecamatan Singkut, para lurah dan kades serta tokoh masyarakat kecamatan singkut. 

Dalam laporannya,  Camat Singkut, RA Fatimah mengatakan musrenbang ini dilaksanakan bertujuan untuk menyusun rencana pembangunan agar tepat sasaran dan tepat waktu di Kecamatan singkut. " Saya harap musrenbang ini bisa kita rumuskan rencana pembangunan di kecamatan singkut yang terarah dan efektif, serta tepat sasaran," katanya. 

Kepala Bapped Dedi Hendri,  mengatakan pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan dilaksanakan pada tujuannya untuk merumuskan usulan pembangunan pada musrenbang di Desa dan Kelurahan, pada tahun 2019 mendatang pembangunan berupaya dalam Peningkatan Kualitas pembangunan infrastruktur, peningkatan ekonomi masyarakat,  pengelolaan sda yang optimal, tata kelola pemerintahan yang baik, dan pelayanan publik. 

"Mulai tahun ini kita laksanakan e-planning di Kecamatan,  yang seyogyanya juga mulai dari desa. dan itu akan dilaksanakan secara full e planning ini pada tahun 2019 mendatang,  nanti akan diberikan ID dan password," sebutnya. 

Selain itu, Anggota DPRD Sarolangun Tontawi Zauhari, mengatakan pelaksanaan musrenbang ini wajib dilaksanakan karena sudah diamanatkan undang-undang, maka diharapkan agar selalu mengikuti kegiatan tahunan ini. 

"Masih ada tiga desa yang belum terakomodir di APBD Murni, yakni Desa Talang Emas, Desa Simpang Nibung,  Desa Sliwangi,  jadi kalau ada yang belum masul maka tahun depan kita masukkan, dan usulan kita hari ini diharapkan memang usulan prioritas," sebutnya. 

Sementara itu Bupati Sarolangun Cek Endra, mengharapkan agar pelaksanaan e planing ini diterapkan seluruh desa dan Kecamatan dan mengikuti aturan yang ada. Ia berharap Para kepala desa untuk menyampaikan laporan penggunaan dana desa dan P2DK pada tahun 2019 mendatang,  agar usulan para kades bisa diakomodir. 

"Kita hanya punya anggaran APBD sebesar 1,1 triliun, dan 50 persennya untuk gaji pegawai. dan sisanya untuk pembangunan. jadi,  anggaran kita terbatas maka usulkanlah yang prioritas, dan para kades saya minta laporkan penggunaan dana p2dk dan dana desa tahun depan, agar kita bisa akomodir pembangunan yang tidak bisa didanai dana desa itu, "tukasnya yang sekaligus membuka musrenbang Kecamatan Singkut itu.


#Iksan