Breaking

Thursday, August 20, 2026

Tabligh Akbar HUT ke-81 RI di Masjid Agung Al Muttaqin Perkuat Ukhuwah Islamiyah

MWawasan, Lubuk Sikaping (SUMBAR)~ Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Tabligh Akbar bertema “Meningkatkan Ukhuwah Islamiyah” digelar di Masjid Agung Al Muttaqin Lubuk Sikaping, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Lubuk Sikaping, Majelis Taklim Al Arafah, dan Wirid Kaum Hawa Masjid Agung Al Muttaqin. Tabligh Akbar menghadirkan penceramah dari Kota Padang, Ustadz Jhonni Al Annas, M.A.

Kegiatan turut dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery, S.T., unsur Forkopimda, Kepala KPPN Lubuk Sikaping Syahrawi Munthe, S.Mn., SST., M.Ak., Ketua Baznas Kabupaten Pasaman,  Camat Lubuk Sikaping, Ketua Yayasan Insan Kamil Pasaman (Yasinkapas), Ketua Majelis Taklim Al Arafah, Pembina Wirid Kaum Hawa, kepala OPD, ASN, serta masyarakat umum.

Selain tausiyah, kegiatan juga diisi dengan berbagi rezeki berupa paket sembako kepada 30 jemaah yang dinilai patut menerima. Bantuan dari Baznas Kabupaten Pasaman turut disalurkan dalam kegiatan tersebut.

Bupati Pasaman Welly Suhery dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Tabligh Akbar yang digagas Majelis Taklim Al Arafah dan Wirid Kaum Hawa Masjid Agung Al Muttaqin, dengan dukungan KPPN Lubuk Sikaping.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi istimewa karena menghadirkan dua momentum sekaligus, yakni peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan momentum menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Momentum hari ini sangat istimewa karena kita memperingati ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut hari lahir junjungan alam Nabi Muhammad SAW yang merupakan teladan kita,” ujar Welly.

Ia mengajak seluruh masyarakat mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, bukan sekadar retorika, serta terus meningkatkan ukhuwah Islamiyah dalam kehidupan bermasyarakat.

“Sebagai makhluk ciptaan Allah, mari kita selalu meneladani Rasulullah dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah,” katanya.

Bupati juga berharap kegiatan keagamaan serupa dapat terus dilaksanakan. Ia meminta agar doa bersama dalam kegiatan tersebut juga ditujukan bagi masyarakat yang terdampak bencana gempa di sejumlah daerah, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.

Selain itu, ia mengajak masyarakat mendoakan Kabupaten Pasaman agar senantiasa terhindar dari bencana serta seluruh masyarakat dapat hidup rukun, bergandengan tangan, dan bersama-sama membangun daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala KPPN Lubuk Sikaping Syahrawi Munthe, dalam sambutannya beliau menyampaikan doa dan harapan agar Bupati Pasaman, jajaran ASN, serta seluruh pemangku kepentingan dapat menjalankan amanah dalam memimpin dan melayani masyarakat.
Ia berharap semangat pembangunan Pasaman dapat diwujudkan melalui pemerintahan yang adil dan transparan sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Syahrawi menjelaskan, Tabligh Akbar tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KPPN Lubuk Sikaping, Baznas Kabupaten Pasaman, Wirid Kaum Hawa, dan Majelis Taklim Al Arafah.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Jhonni Al Annas, M.A., menekankan pentingnya memperbaiki tiga hal untuk mewujudkan ukhuwah Islamiyah yang kuat, yaitu ibadah, doa, dan hubungan silaturahmi.

“Kalau ingin ukhuwah Islamiyah terjadi dengan baik, minimal ada tiga hal yang harus diperbaiki, yaitu ibadah, doa, dan hubungan silaturahmi,” tuturnya.

Ia mengingatkan bahwa rahmat Allah SWT menjadi kunci keselamatan seorang manusia. Karena itu, umat Islam hendaknya terus memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak doa, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Di tengah tausiyah, jemaah juga diajak bersama-sama berselawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Menurutnya, memutuskan tali silaturahmi merupakan perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Ia mengingatkan bahwa seseorang tidak cukup hanya dengan tekun beribadah jika masih memiliki persoalan dalam hubungan dengan sesama manusia.

Penceramah juga menyinggung pentingnya menjaga keharmonisan di lingkungan masjid. Ia mencontohkan bahwa perbedaan kepengurusan tidak seharusnya menjadi penyebab terputusnya hubungan silaturahmi atau munculnya permusuhan.

Ia turut mengingatkan bahwa ilmu dan aktivitas ibadah harus diiringi dengan kebersihan hati dan akhlak yang baik. Sebagai ilustrasi, ia menyampaikan kisah Abdurrahman bin Muljam yang dikenal tekun beribadah dan membaca Al-Qur’an, tetapi melakukan tindakan keji terhadap Ali bin Abi Thalib.

Menurut Ustaz Jhonni, Tabligh Akbar merupakan salah satu momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Semoga kita yang hadir dalam majelis ini termasuk orang-orang yang dirindukan surga Allah SWT,” ujarnya.

Sebelum mengakhiri tausiyah, Ustaz Jhonni Al Annas memimpin jemaah untuk melaksanakan doa bersama. Kegiatan kemudian ditutup dengan harapan agar semangat ukhuwah Islamiyah tidak berhenti di majelis, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat Kabupaten Pasaman.

#HNSH

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas