Breaking

Monday, June 1, 2026

Pembukaan PORSADIN VII Padang Pariaman Meriah, DPW FKDT Sumbar Serahkan Kontribusi Amal Usaha Rp1 Juta untuk DPC FKDT

Pembukaan PORSADIN VII Padang Pariaman Meriah, DPW FKDT Sumbar Serahkan Kontribusi Amal Usaha Rp1 Juta untuk DPC FKDT

Oleh: 
Firdaus Gani, S.Pd.I., M.Pd
Ketua DPW FKDT Sumatera Barat | Mahasiswa S3 UMSB Padang

Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VII Tingkat Kabupaten Padang Pariaman resmi dibuka dalam suasana meriah, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan di Masjid Raya Sintoga, Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (01/06/2026). Kegiatan yang menjadi agenda besar keluarga Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi santri, tetapi juga momentum memperkuat silaturahmi, soliditas organisasi, dan sinergitas antara FKDT, pemerintah, serta masyarakat.

Acara pembukaan dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, dan keluarga besar FKDT. Hadir mewakili Bupati Padang Pariaman, Kabag Kesra Setdakab Padang Pariaman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman, Camat Sintoga, Wali Nagari Sintoga, jajaran pengurus DPC dan DPAC FKDT, kepala MDT, majelis guru, official, serta kafilah dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Padang Pariaman.

Kehadiran ratusan santri dan pendamping yang memadati Masjid Raya Sintoga menjadi pemandangan yang membanggakan. Semangat para peserta menunjukkan bahwa Madrasah Diniyah Takmiliyah terus tumbuh dan berkembang sebagai lembaga pendidikan keagamaan yang dicintai masyarakat serta menjadi benteng pembinaan akhlak generasi muda.

PORSADIN bukan sekadar perlombaan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana untuk membangun karakter, menumbuhkan sportivitas, melatih mental berkompetisi, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menampilkan potensi terbaik para santri Madrasah Diniyah.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW FKDT Sumatera Barat memberikan pembinaan organisasi kepada seluruh jajaran FKDT Kabupaten Padang Pariaman. Dalam arahannya ditegaskan bahwa kekuatan FKDT tidak terletak pada individu, tetapi pada soliditas seluruh unsur organisasi.

“Guru menguatkan MDT, MDT menguatkan DPAC, DPAC menguatkan DPC, DPC menguatkan DPW, dan DPW menguatkan DPP. Inilah mata rantai kekuatan FKDT. Ketika seluruh elemen saling menguatkan dan bergerak dalam satu visi, maka FKDT akan menjadi organisasi yang besar, kokoh, bermartabat, dan mampu memperjuangkan kepentingan Madrasah Diniyah secara maksimal,” tegasnya.

Pesan pertama yang disampaikan adalah pentingnya menjaga dan merawat soliditas organisasi. Seluruh pengurus dan kepala MDT diharapkan terus memperkuat komunikasi, koordinasi, loyalitas, dan pengabdian agar FKDT semakin maju dan dipercaya oleh masyarakat.

Pesan kedua adalah dukungan penuh terhadap Program Unggulan (PROGUL) DPP dan DPW FKDT Sumatera Barat, seperti Program Batik Guru dan Santri MDT, Ujian Akhir Berstandar Nasional, Ujian Semester Bersama, PORSADIN, Koperasi Syariah FKDT, dan FKDT Peduli.

Program-program tersebut merupakan ikhtiar bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat identitas Madrasah Diniyah, membangun kemandirian organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi guru, santri, dan masyarakat.

Pesan ketiga adalah memperkuat sinergitas FKDT dengan pemerintah dan masyarakat. FKDT sebagai organisasi mitra pemerintah dalam pendidikan keagamaan harus mampu membangun kolaborasi yang harmonis dan produktif.

“FKDT tidak bisa berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan pemerintah, Kementerian Agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen umat. Karena itu, sinergitas harus terus diperkuat. Begitu pula di internal organisasi, DPC dan DPAC harus tetap satu frekuensi dan satu garis komando dalam menjalankan program-program organisasi. Jangan ada yang berjalan sendiri-sendiri. Ketika kita bersatu, FKDT akan semakin kuat dan keberadaannya akan semakin diperhitungkan oleh pemerintah maupun masyarakat,” ujarnya.

Momentum pembukaan PORSADIN VII juga menjadi bukti nyata berkembangnya amal usaha organisasi. Pada kesempatan tersebut, DPW FKDT Sumatera Barat menyerahkan Kontribusi Amal Usaha Tahun 2025 sebesar Rp1.000.000,- kepada DPC FKDT Kabupaten Padang Pariaman.

Kontribusi tersebut berasal dari Program Batik Guru dan Santri MDT yang selama ini dijalankan secara sinergis antara DPW dan DPC. Setiap penjualan satu stel batik yang dikoordinasikan melalui kepala MDT dan DPW FKDT Sumbar memberikan kontribusi sebesar Rp5.000,- kepada DPC FKDT Kabupaten Padang Pariaman.

Penyerahan kontribusi ini menjadi simbol bahwa organisasi dapat tumbuh dan berkembang melalui semangat kebersamaan serta penguatan ekonomi organisasi yang dikelola secara profesional dan transparan.

DPC FKDT Kabupaten Padang Pariaman patut diapresiasi karena selama ini menjadi salah satu DPC yang konsisten mendukung dan menyukseskan seluruh program kerja DPW FKDT Sumatera Barat. Dukungan tersebut menunjukkan tingginya komitmen untuk membangun FKDT yang kuat dari tingkat daerah hingga nasional.

Melalui PORSADIN VII ini, diharapkan lahir para juara yang tidak hanya unggul dalam perlombaan, tetapi juga memiliki akhlak mulia, semangat ukhuwah, serta kecintaan terhadap Madrasah Diniyah. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat posisi FKDT sebagai rumah besar perjuangan guru dan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah.

PORSADIN boleh berlangsung beberapa hari, tetapi semangat persatuan dan pengabdiannya harus terus hidup sepanjang masa. Karena sesungguhnya, prestasi terbesar bukanlah menjadi juara di arena perlombaan, melainkan keberhasilan menjaga kebersamaan dalam perjuangan membangun Madrasah Diniyah yang maju, bermartabat, dan berdampak bagi umat, daerah, dan bangsa.

"Bersatu Menguatkan MDT, Bersinergi Memajukan FKDT, Berkarya untuk Umat dan Negeri."

#Firdaus Gani

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas