Breaking

Friday, May 29, 2026

BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Sektor Hijau Terus Tumbuh


MWawasan, JAKARTA ~ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus membuktikan dedikasinya dalam menyelaraskan pertumbuhan profitabilitas dengan tanggung jawab lingkungan.Berdasarkan laporan kinerja terbaru, perseroan berhasil mencatatkan rapor positif padaberbagai aspek keberlanjutan, yang sekaligus memperkuat posisi BNI sebagai mitra strategispemerintah dalam agenda transisi energi nasional dan pencapaian target net zero emission.

Salah satu capaian yang paling menonjol adalah keberhasilan BNI dalam meningkatkan skorESG di level internasional. Perseroan sukses mempertahankan peringkat MSCI ESG Rating padalevel A, serta memperbaiki skor Sustainalytics. Pengakuan global ini menempatkan BNI sebagaipemimpin pasar dalam kategori perbankan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mencerminkankepercayaan investor yang tinggi terhadap tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.

Di sisi operasional, BNI menunjukkan hasil nyata dari kebijakan efisiensi energi yang ketat.Perseroan mencatatkan penghematan energi total sebesar 559.194 Giga Joule (GJ) sepanjangperiode tahun 2025. Penurunan intensitas emisi gas rumah kaca ini didorong oleh penerapanstandar Green Building di berbagai kantor utama serta digitalisasi proses bisnis yang masif, yangsecara langsung mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas dan konsumsi energi fisik.

Sejalan dengan program efisiensi energi pemerintah, BNI juga agresif dalam memperluascakupan pembiayaan hijaunya (green portfolio). Hingga akhir tahun, alokasi kredit untuk sektorenergi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam hayati, dan transportasi ramah lingkungan terus mengalami tren kenaikan. Langkah ini tidak hanya mendukung dekarbonisasi nasional,tetapi juga memberikan stimulus bagi para pelaku usaha untuk bertransformasi menuju modelbisnis yang lebih ramah lingkungan.

Kontribusi BNI terhadap ekonomi nasional tetap solid dengan nilai ekonomi yang didistribusikankepada pemangku kepentingan, termasuk dividen yang tetap kuat di tengah tantangan global.Hal ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) tidak menghambat kinerja finansial, melainkan menjadi pendorong utama ketahanan bisnis jangka panjang.

Melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang ESG dan inovasi digital yangberkelanjutan, BNI optimis dapat terus menjadi motor penggerak bagi terciptanya ekosistemekonomi rendah karbon di Indonesia. Sinergi antara kinerja finansial yang sehat dan komitmenlingkungan yang nyata ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang berkelanjutanbagi masyarakat dan lingkungan hidup di masa depan

#REl/MEP

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas