Kota Padang Resmi Jadi Tuan Rumah PORSADIN ke-7 Sumatera Barat 2026: Momentum Sinergi Keagamaan dan Pembangunan Daerah
Oleh:
Firdaus Gani
Ketua DPW FKDT Provinsi Sumatera Barat
Kota Padang resmi ditetapkan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (PORSADIN) ke-7 Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Penetapan ini merupakan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar pada Jumat, 20 Februari 2026 M, bertepatan dengan 02 Ramadhan 1446 H, bertempat di Ruang Kanwil Kementerian Agama Republik Indonesia Provinsi Sumatera Barat.
Rakor yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 12.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan dihadiri oleh Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PAPKIS) beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang beserta tim, Ketua DPW Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Provinsi Sumatera Barat beserta jajaran, serta Ketua DPC FKDT Kota Padang beserta tim.
Agenda utama rapat adalah penunjukan dan penetapan tuan rumah pelaksanaan PORSADIN ke-7 Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Melalui pembahasan dan musyawarah bersama, rapat secara mufakat menetapkan Kota Padang sebagai tuan rumah PORSADIN Sumatera Barat Tahun 2026.
Rapat juga menyepakati bahwa perumusan kepanitiaan, pembagian tugas, serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) akan dibahas lebih lanjut dalam rapat teknis berikutnya dengan melibatkan unsur Kabid PAPKIS, DPW FKDT Sumatera Barat, Kementerian Agama Kota Padang, serta DPC FKDT Kota Padang. Jadwal pelaksanaan yang telah direncanakan pada tanggal 22–24 Juni 2026 dimungkinkan untuk ditinjau ulang apabila bertepatan dengan agenda resmi Pemerintah Kota Padang.
Syukur, Optimisme, dan Modal Sinergi
Sebagai Ketua DPW FKDT Provinsi Sumatera Barat, saya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas ditetapkannya Kota Padang sebagai tuan rumah PORSADIN ke-7 Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Penetapan ini bukan sekadar keputusan administratif, tetapi sebuah amanah besar untuk menghadirkan ajang pembinaan santri yang bermartabat, inklusif, dan berdampak luas.
Optimisme kami semakin kuat karena adanya sinergi yang sangat baik antara Kementerian Agama Kota Padang dan Pemerintah Kota Padang. Kedekatan komunikasi dan hubungan kerja Kepala Kemenag Kota Padang dengan jajaran Pemerintah Daerah menjadi modal strategis dalam mengonsolidasikan dukungan lintas sektor baik kebijakan, fasilitas, maupun kolaborasi antar-OPD.
Kami meyakini, dengan fondasi sinergi tersebut, PORSADIN ke-7 tidak hanya akan sukses secara teknis, tetapi juga berhasil menghadirkan nilai tambah bagi pembangunan keagamaan dan sosial di Kota Padang.
PORSADIN dan Dukungan terhadap Program Unggulan Pemerintah Kota Padang
PORSADIN ke-7 Tingkat Provinsi Sumatera Barat kami pandang sebagai momentum penting yang sejalan dan mendukung program unggulan Pemerintah Kota Padang, khususnya dalam penguatan masyarakat religius dan berbudaya, pembinaan generasi muda yang sehat dan berkarakter, serta optimalisasi peran lembaga keagamaan sebagai pusat pembangunan sosial.
Melalui cabang olahraga, seni Islami, kreativitas santri, dan nilai sportivitas, PORSADIN menjadi ruang integratif antara pendidikan keagamaan, kesehatan jasmani, seni budaya, dan penguatan karakter. Hal ini selaras dengan visi pembangunan Kota Padang yang menempatkan agama, budaya, dan kualitas sumber daya manusia sebagai pilar utama.
Harapan Dukungan Seluruh Elemen Umat dan Masyarakat
Kami berharap PORSADIN ke-7 ini mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen umat Islam dan masyarakat luas, mulai dari Pemerintah Daerah, organisasi kemasyarakatan Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Tarbiyah, Majelis Ulama Indonesia, Dewan Masjid Indonesia, BKS, Majelis Ta’lim, LASQI, para donatur, tokoh masyarakat, hingga masyarakat Kota Padang secara luas.
PORSADIN hanya akan mencapai keberhasilan maksimal apabila dilaksanakan secara kolektif dan kolaboratif, dengan kepanitiaan satu pintu yang melibatkan unsur Kanwil Kementerian Agama, Kementerian Agama Kota Padang, DPW FKDT Provinsi Sumatera Barat, serta DPC FKDT Kota Padang.
Dengan kebersamaan dan niat yang tulus, insya Allah marwah Kota Padang dan Sumatera Barat akan terjaga, dan PORSADIN ke-7 Tahun 2026 menjadi tonggak penting pembinaan generasi santri diniyah yang berprestasi, berakhlak, dan berdaya saing.
#Firdaus Gani

































No comments:
Post a Comment