Breaking

Wednesday, February 11, 2026

Di Tengah Keterbatasan, FKDT Sumbar dan Kanwil Kemenag Satukan Langkah untuk Program 2026



MWawasan, Padang (SUMBAR)~ Di tengah berbagai keterbatasan anggaran dan dinamika penyelenggaraan kegiatan, Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPW FKDT) Provinsi Sumatera Barat terus menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal keberlanjutan pendidikan diniyah. Komitmen tersebut ditegaskan melalui audiensi DPW FKDT Sumbar dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat di Ruang Kanwil Kemenag Sumbar, sebagai upaya menyatukan langkah dan memperkuat program kerja FKDT tahun 2026.

Audiensi dipimpin langsung oleh Ketua DPW FKDT Sumbar, Selasa (10/02/2026), Firdaus Gani, yang memaparkan arah kebijakan serta program unggulan FKDT Sumbar dan memohon dukungan serta arahan dari Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa. Hadir mendampingi Kepala Kanwil, Kabid PAPKIS Joben, Katim Muslimah, beserta jajaran tim. Dari DPW FKDT Sumbar turut hadir Wakil Ketua Nasri, Wakil Sekretaris Indra Gunawan, Bendahara Johardi, dan Wakil Bendahara Sasra Rita.

Audiensi berlangsung dalam suasana akrab, hangat, dan penuh canda, namun tetap fokus dan substansial. DPW FKDT Sumbar menegaskan komitmennya memperkuat kelembagaan FKDT hingga tingkat kecamatan, memastikan seluruh DPC melaksanakan musyawarah sesuai AD/ART, serta mendorong terbentuknya DPAC FKDT yang aktif, sah, dan bersinergi dengan KUA.

Di bidang kemandirian organisasi, FKDT Sumbar mempresentasikan pengembangan Koperasi Syariah dan amal usaha FKDT sebagai pilar penguatan ekonomi organisasi sekaligus upaya peningkatan kesejahteraan guru dan pengelola Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Program ini diproyeksikan sebagai fondasi keberlanjutan gerakan FKDT di tengah keterbatasan dukungan anggaran.

Terkait Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (PORSADIN), DPW FKDT Sumbar menyampaikan klarifikasi dan ralat penting. Pada prinsipnya, PORSADIN Sumatera Barat ke-7 telah disiapkan secara matang oleh DPW FKDT Sumbar, baik dari sisi teknis, kepanitiaan, maupun skema pendanaan gotong royong, apabila terdapat DPC yang siap menjadi tuan rumah.

Namun dalam dinamika lapangan, DPC FKDT Kabupaten Agam menyatakan belum sanggup melaksanakan PORSADIN karena berbagai keterbatasan. Kota Solok juga menyampaikan kondisi serupa. Sementara itu, di Kota Pariaman, DPC FKDT dan Kementerian Agama setempat pada dasarnya menyatakan kesiapan, namun terdapat keberatan dari unsur pemerintah daerah, dalam hal ini Sekretaris Daerah, dengan berbagai pertimbangan kebijakan dan anggaran.

Menyikapi kondisi tersebut, Ketua DPW FKDT Sumbar, Firdaus Gani, menyampaikan harapan agar masih terbuka solusi alternatif apabila terdapat DPC lain yang sanggup menjadi tuan rumah. Jika tidak memungkinkan, DPW FKDT Sumbar menawarkan opsi pelaksanaan seleksi PORSADIN secara terpusat di Asrama Haji atau melalui mekanisme seleksi daring, dengan prinsip utama tetap mempersiapkan kafilah Sumatera Barat ke tingkat nasional secara matang dan berkualitas.

Firdaus menegaskan bahwa fokus utama DPW FKDT Sumbar adalah pembinaan santri dan kesiapan kafilah nasional. Pendanaan ke tingkat nasional dapat dilakukan melalui mekanisme gotong royong dari sisa kas pelaksanaan ujian semester bersama dan ujian akhir bersama MDT, sebuah pola yang telah berjalan sejak PORSADIN dilaksanakan, dikelola secara terstruktur, terukur, dan transparan. Oleh karena itu, DPW FKDT Sumbar memohon dukungan dan penguatan kebijakan dari Kanwil Kemenag Sumbar serta Kementerian Agama kabupaten/kota, mengingat dukungan DIPA maupun APBD hingga kini belum tersedia.

Selain PORSADIN, FKDT Sumbar juga menyampaikan program ujian semester dan ujian akhir bersama MDT se-Sumatera Barat sebagai langkah standarisasi evaluasi pembelajaran yang objektif dan transparan, penguatan budaya mutu dan kompetisi positif antar-MDT, penyusunan buku standar akta pendirian MDT, pelaksanaan akreditasi MDT, serta pemanfaatan Modul Santri Shaleh dan Pintar sebagai referensi pembelajaran sekaligus penopang kemandirian organisasi.

Menanggapi paparan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mustafa, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas konsistensi dan dedikasi FKDT Sumbar. Ia menyoroti keberhasilan FKDT Sumbar dalam enam kali penyelenggaraan PORSADIN tingkat provinsi serta prestasi nasional yang membanggakan, yakni peringkat terbaik luar Pulau Jawa pada PORSADIN Nasional tahun 2019, 2022, dan 2024.

Kepala Kanwil menegaskan dukungan terhadap penguatan organisasi FKDT hingga DPC dan DPAC, pengembangan Koperasi Syariah, serta berbagai program strategis lainnya. Pesan penting Kepala Kanwil disampaikan agar seluruh pengurus DPC FKDT segera berkoordinasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota dalam menyiapkan kafilah dan menyinergikan program FKDT, sehingga pembinaan pendidikan diniyah berjalan serempak hingga ke tingkat akar rumput.

Audiensi ini menegaskan bahwa di tengah keterbatasan, kolaborasi DPW FKDT Sumbar dan Kanwil Kemenag Sumbar tetap solid, solutif, dan berorientasi pada mutu serta keberlanjutan pendidikan diniyah di Sumatera Barat.

#Firdaus Gani (Ketua DPW FKDT Provinsi Sumatera Barat Mahasiswa Program Doktor (S3) Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat)

No comments:

Post a Comment

Koran Wawasan Edisi 194, Februari 2023

"Prakiraan Cuaca Senin 14 Oktober 2024"


"KEPUASAN ANDA UTAMA KAMI"




BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas