MWawasan, Dumai (RIAU)~ Pipa induk milik PDAM Dumai yang berada di jalan Gatot Subroto tepatnya di depan terminal AKAP Dumai mengalami kebocoran dan jebol mengakibatkan air dari pipa induk tersebut rusak dan menyemburkan air sampai menggenangi pinggir jalan raya pada hari Sabtu (7/02/2026).
Menurut informasi yang diterima media ini dari pihak PDAM mengatakan semua pelanggan kecuali wilayah Medang kampai air tidak hidup, karena ada pipa induk yang berada di Kelakap 7 di jalan Gatot Subroto mengalami kebocoran, informasinya pipa tersebut ditabrak truk saat melintasi jalan Gatot Subroto, saat ini lagi dikerjakan untuk perbaikan, dan kami usahakan secepatnya selesai, kami juga mohon maaf, dikarenakan ada kerusakan alat penyambungan dan sulitnya Medan pekerjaan jadi target sangat molor jauh, saat ini sudah tahap finishing, sekali lagi mohon maaf," terang nya.
Melihat kondisi kerusakan pipa induk PDAM yang sangat serius, terpaksa tim dari pihak perusahaan PDAM terus bajibaku melakukan perbaikan pipa induk yang rusak dan jebol tersebut. Sudah berlangsung 2 hari sejak dari hari Sabtu sampai hari Minggu tanggal 7-8/02/2026 masih dilakukan perbaikan oleh tim teknisi PDAM.
Sementara itu, Air terus menyembur dari pipa dan menggenangi jalan raya, sehingga aktifitas akses jalan raya jadi terganggu dan terjadi kemacetan total dan antrian panjang yang cukup lama di sepanjang jalan Gatot Subroto menuju pelabuhan TPI purnama Dumai, sementara perbaikan terus berlangsung dilakukan oleh pihak tim teknisi PDAM,akhirnya kebocoran pipa induk dapat diatasi tidak ada lagi semburan air sampai ke jalan raya, akses jalan raya mulai normal kembali dan perbaikan pipa air yang bocor sudah diatasi, tinggal finishing akhir dan air PAM akan segera hidup kembali.
Selain itu warga konsumen mulai resah pipa air dirumah mereka/ warga masyarakat pelanggan PDAM sejak Sabtu/ Minggu belum aktif, air belum dapat di aliri karenakan masih menunggu perbaikan pipa induk yang rusak oleh tim teknisi PDAM Dumai.
#Muhardi.f

































No comments:
Post a Comment