Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Monday, June 15, 2020

Sungai Ketalo Bisa Hancur, Membunuh Ikan dengan Bahan Berbahaya



Mwawasan, Sarolangun (JAMBI)~ Kecamatan Mandiangin banyaknya oknum warga yang hobi membunuh ikan dengan bahan yang membahayakan terhadap ikan seperti kimia.

"Hal ini dikecewakan terhadap warga yang hobi mencari ikan dengan alat tradisional seperti pancing, jala dan pukat ikan, ketika musih hujan dan musim kemarau kami bisa mendapatkan tiap hari ikan dan warga yang lain pun ikut menikmati hasil tangkapan ikan dengan alat-alat tradisional dan layaknya dikonsumsi dengan enaknya ikan dan gurih, untuk dikonsumsi untuk warga yang hobi makan ikan tersebut.

"Ikan pun bisa berkembang biak dengan bagus ketika kita mamfaat dengan baiknya sungai dilingkup kecamatan mandiangin dan warga bisa menikmati ikan dengan layaknya mengambil ikan.

Tidak dengan cara membunuh ikan dengan bahan yang berbahaya terhadap ikan menghabis ikan sesaat ini sangat tidak mementingkan orang lain dan hanya ego ingin mengambilkan keuntungan pribadi aja.

Dan tidak mementing terhadap orang lain yang mencari ikan dengan alat tradisional seperti memancing,jala,dan memukat ikan.

"Ketika Air dalam masih juga dengan membunuh ikan dengan bahan kemia yang sangat berbahaya apa lagi Air surut tetap melakukan dengan bahan yang berbahaya terhadap ikan sungguh sangat disayangkan sekali terhadap membunuh ikan terhadap bahan kemia.

"Warga mandiangin kelukan yang enggan disebut namanya ini,oknum warga yang membunuh ikan dengan bahan kemia yang sangat berbahaya, tuba yang disebut bahan kemia yang berbahaya".

"Membunuh ikan dengan meracuni atau bahan kimia yang sangat berbahaya digunakan bisa-bisa berdampak kepada warga yang konsumsikan ikan tersebut,

"UU sudah berbunyikan tentang membunuh ikan ini bunyinya Undang-undang  31 tahun 2009 tentang perikanandalam pasal 84 dituliskan bahwa menangkap ikan dengan cara bahan berbahaya diancam pidana penjara makaimal 6 tahun serta denda maksimal sebesar Rp.1,2M.




#tim


No comments:

Post a Comment

Selamat Datang diSemoga Anda Puas