Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Wednesday, August 16, 2017

Ridwan Kamil Jalin Sister City dengan Cuenca



​MWawasan.Quito(EKUADOR)~ Walikota Bandung, Ridwan Kamil, telah melakukan kunjungan kerja ke Ekuador (9-11/08) dengan agenda utama melakukan penandatanganan Pernyataan Kehendak (Letter of Intent) untuk menjalin kerjasama antar kota dengan Cuenca, Ibukota Provinsi Azuay, Republik Ekuador dan pendirian Little Bandung sebagai media promosi dan penjualan produk kreatif asal Bandung di Cuenca.

Sebelum ke Cuenca, pada hari Rabu (9/8) Ridwan Kamil didampingi Duta Besar RI Quito, Diennaryati Tjokrosuprihatono, terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Wakil Menteri Luar Negeri Ekuador, Duta Besar Rolando Suarez. Wamenlu Ekuador menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif pembentukan Sister City antara Bandung dan Cuenca, yang merupakan salah satu hasil diplomasi yang dilakukan Dubes RI Quito untuk lebih meningkatkan hubungan dan kerjasama Indonesia dan Ekuador.

Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil juga menyampaikan bahwa salah satu amanat dari Presiden RI adalah agar setiap Pemerintah Kota juga turut aktif melakukan diplomasi ke pihak-pihak asing, antara lain melalui kerjasama dengan kota Cuenca. Hasil dari pertemuan dengan Wamenlu Ekuador adalah kesepakatan kedua pihak untuk mendirikan physical space of Indonesia di Quito yang antara lain akan diisi dengan Patung Presiden Soekarno beserta informasi terkait Indonesia, sejarah KAA dan GNB.

Selanjutnya Kamis (10/8) Ridwan Kamil dan staf didampingi Duta Besar Diennaryati Tjokrosuprihatono bertolak ke Kota Cuenca, kota terbesar ketiga di Ekuador, untuk melakukan pertemuan dan penandatanganan Pernyataan Kehendak melakukan kerjasama Sister City dengan Walikota Cuenca, Marcelo Cabrera.

Dalam pertemuan tersebut Walikota Ridwan Kamil dan Marcelo Cabrera sepakat untuk menjalin kerjasama dalam berbagai bidang antara lain bidang seni budaya dan pariwisata, ekonomi kreatif,  perdagangan, bidang pendidikan dan lingkungan hidup. Kedua pihak juga sepakat untuk menuangkan kerjasama ini ke dalam sebuah Memorandum of Understanding (MoU) yang akan diselesaikan setahun setelah penandatanganan Letter of Intent atau Pernyataan Kehendak tersebut.

Menurut Ridwan Kamil kunjungan ke Cuenca ini merupakan salah satu upaya penting dalam rangka membangun hubungan baik dan menjalin kerjasama yang nyata di masa yang akan datang, selain juga berfungsi sebagai diplomasi antar masyarakat.

"Ini juga merupakan media untuk mempromosikan potensi-potensi yang dimiliki oleh kota Bandung, diantaranya pendidikan, ekonomi dan perdagangan, pariwisata dan smart city. Selain juga produk-produk kreatif hasil karya UKM Bandung dan produk kreatif dari kota lain melalui pembukaan toko Little Bandung di Cuenca", ujarnya.

Walikota Ridwan Kamil dan pihak Cuenca sudah menyepakati pembukaan Little Bandung di Portal Artesanal, sebuah galeri penjualan produk-produk Cuenca yang terletak di pusat kota Cuenca dan dikelola langsung oleh Kantor Pemerintah Kota Cuenca. jika tidak ada halangan, Little Bandung akan dibuka maksimal dalam kurun waktu 6 bulan. Pihak Cuenca pun akan membuka Cuenca Store di Bandung, yang mana produk kopi, coklat, dan handycraft seperti keramik artesanian maupun topi Panama. Ridwan Kamil mengajukan agar Pihak Cuenca mengirimkan artis keramik artesanian untuk mengajar keramik pada seniman keramik kota Bandung. Sebuah restoran yang berada di Portal Artesanal akan menyajikan nasi goreng sebagai menu hariannya.

Selama kunjungan di Cuenca, Walikota Ridwan Kamil juga melakukan pertemuan dengan KADIN Cuenca guna membicarakan kemungkinan kerjasama perdagangan dan investasi antara kedua pihak, antara lain dalam bidang telekomunikasi dan pertambangan. Kunjungan dilanjutkan dengan  melakukan kunjungan ke pabrik keramik terkenal Ekuador, Graiman dan pabrik topi Homero Ortega, sebuah pabrik pembuatan topi Panama asal Cuenca dengan kualitas ekspor terbaik di Ekuador.

Andrea Tello, seorang desainer perhiasan terkenal Ekuador asal Cuenca juga sudah menyatakan ketertarikan untuk bekerja sama dengan Pemda Bandung untuk membantu mengajarkan seniman kelas ekonomi menengah kebawah agar dapat membuat perhiasan berkualitas, sebagai proyek sosial dari Andrea Tello. ia pun tertarik untuk mempelajari aneka perhiasan Indonesia dan tertarik untuk kembali mengunjungi Indonesia.

Dalam kesempatan kunjungan singkat ke Cuenca, Ridwan Kamil juga melakukan kunjungan ke tour operator Turisa milik Carmen Moreno, yang beberapa bulan lalu pada bulan Februari 2017 membawa rombongan sebanyak 29 orang turis high end  Cuenca Ekuador berkunjung ke Jakarta, Bandung, dan Bali. Turisa saat ini sudah kembali menyiapkan paket tur ke Indonesia pada bulan Januari 2018 dengan Jawa Barat sebagai salah satu destinasi pilihan. Dalam rangka TEI, Turisa juga siap membuat program bagi para pebisnis sekalian paket wisata pada bulan Oktober 2017

Menurut Dubes Diennaryati Tjokrosuprihatono kunjungan Walikota Bandung ini diharapkan dapat semakin meningkatkan hubungan dan kerjasama nyata dalam berbagai bidang antara kedua negara khususnya Kota Bandung dan Cuenca.

Untuk menindaklanjuti kerjasama kedua pihak, Walikota Cuenca, Marcelo Cabrera akan segera melakukan kunjungan balasan ke Pemkot Bandung. 
#Gan/ KBRI Quito

No comments:

Post a Comment

BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas