Breaking

JALANKAN PROTOKOL KESEHATAN 'CEGAH PENYEBARAN COVID-19'
https://www.mediawawasan.com/p/roller-coaster-script-by-javascript.html
COVID-19 DI DUNIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/blog-page.html
COVID-19 DI INDONESIA Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/coronavirus-adalah-kumpulan-virus-yang.html
COVID-19 DI SUMATERA BARAT Klik!
https://www.mediawawasan.com/p/covid-19-di-sumbar.html
COVID-19 DI KOTA PADANG Klik!

Tuesday, August 22, 2017

Kemendagri Tjahjo Kumolo Pastikan Pelayanan KTP-el Tidak Dipersulit


MWawasan.JAKARTA~ Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memastikan kalau pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan mempersulit warga yang ingin mendapatkan KTP Elektronik. Jika masih dijumpai adanya kendala, dipastikan kalau hal tersebut hanya sebagian kecil saja.

Tjahjo mengatakan, pemerintah melayani 261 juta penduduk pasti dijumpai kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan seperti jarak yang jauh, jaringan komunikasi data yang sering kali tidak stabil, peralatan perekaman banyak yang rusak dan spesifik lokasi.

“Saat ini Ditjen Dukcapil sampai tingkat daerah terus melakukan pembenahan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut. Di daerah saya sudah mengintruksikan untuk jemput bola,” kata Tjahjo dalam keterangan tertulisanya kepada wartawan, Senin (21/8).

Dengan adanya jemput bola ini kata Tjahjo masyarakat tidak perlu menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan pelayanan. Jaringan komunikasi lanjutnya, telah ditangani oleh PT Telkom dan sedang diupayakan adanya Perpres Penugasan.

“Untuk peralatan, dengan Permendagri No. 33 Tahun 2017 sudah memungkinkan dipenuhi melalui APBD. Dinas dukcapil akan melayani permintaan dari instansi, RT, RW, Desa/Kelurahan untuk jemput bola yang disepakti waktunya,” ujarnya.

Tjahjo juga meminta agar persyaratan yang cendrung memberatkan masyarakat harus dilakukan penyederhanaan. Seperti pembuatan KTP-el cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) tidak perlu lagi pengantar RT, RW, Desa, Dusun, Kecamatan.

“Pelayanan adminstrasi kependudukan lainnya juga harus dilakukan penyederhanaan, sambil secara bertahap menyesuaikan regulasi,” pintanya.

Ketersediaan blanko KTP-el pada awal sepetember 2017 sudah tersedia 7,5 juta dan pengadaan berikutnya 11.4 juta akan disediakan pada tahun berikutnya sehingga, diperkirakan cukup untuk akhir 2018.

“Begitu selesai cetak langsung kita kirim ke daerah seluruh Indonesia sesuai permintaan dan kebutuhan secara merata,” tegasnya.

Kemendagri kata Tjahjo menargetkan akhir tahun 2017 penduduk yang sudah memenuhi syarat mempunyai KTP sudah mendapatkannya kartu identitas tersebut. Dirinya juga meminta agar masyarakat proaktif untuk merekam datanya baik yang baru maupun data ulang.

“Ini penting, karena masih ada warga yang mempunyai data ganda atau lebih dari satu KTP,” ujarnya.


 
#Gan/Puspen Kemendagri

No comments:

Post a Comment

BOFET HARAPAN PERI Jl. SAMUDRA No 1 KOMP. PUJASERA PANTAI PADANG
Selamat Datang diSemoga Anda Puas