Breaking News

Bupati Cek Endra Cek Absensi Pegawai

MWawasan,Sarolangun - (JAMBI) Bupati Sarolangun Cek Endra secara mendadak melakukan pengecekan absensi pegawai honorer dan Pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Pengecekan absensi tersebut dilakukan pada saat apel gabungan senin (04/11) kemarin di lapangan gunung kembang, komplek perkantoran bupati Sarolangun saat mengikuti upacara rutin yang dilaksanakan oleh Pemkab sarolangun.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan dalam rangka efisiensi dan Penegakan Disiplin Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun.

Bupati H.Cek Endra di dampingi Wakil Bupati H Hillalatil Badri, Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser turun langsung kebarisan untuk mengecek kehadiran pegawai honorer dan PNS saat apel gabungan tersebut.

Salah satunya, pada barisan pegawai di Sekretariat DPRD Sarolangun, Bupati dua periode ini melakukan pengecekan absensi karena mendapat laporan adanya pegawai honorer yang tidak disiplin dalam menjalankan tugasnya.

"Tadi kita sudah memeriksa barisan Sekwan DPRD Kabupaten Sarolangun, Tenaga Honorer sebanyak 94 orang, sementara yang hadir 50 orang, 44 orang yang saat ini di pertanyakan. Kehadiran Honorer merupakan penentuan perpanjangan Kontrak pada Akhir bulan Desember nanti, Saya minta semua kepala dinas untuk memeriksa pasukan masing-masing, lakukan hal ini setiap Senin, "katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya kinerja tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun di sorot. Pasalnya, ada kabar mengenai adanya tenaga honorer yang tidak disiplin dalam bekerja.

Bupati Sarolangun Cek Endra mengatakan bahwa tenaga honorer yang ada di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar dilakukan evaluasi kinerja untun dilakukan penertiban.

Sebab, dirinya mengaku ada tenaga honorer banyak yang tidak masuk, bahkan ditemukan ada tenaga honorer yang didalam absensi namanya tidak sama dengan tenaga honorer yang bekerja.

"Kita harus tertibkan semua honorer yang ada di kantor kantor sekarang ternyata, setelah diadakan sidak banyak tidak masuk, kemudian ada ditemui nama yang diabsen tidak sama dengan yang bekerja," katanya.

Ia meminta agar seluruh tenaga honorer dilakukan pengecekan hingga 31 Desember 2019 mendatang, apakah memang tenaga honorer tersebut memang betul-betul ada melaksanakan tugas di kantornya masing-masing.

" Harus di absen satu-satu orangnya, datang betul dia bekerja disitu dan kita lakukan penilaian, dalam satu tahun itu berapa kali dia absen, kalau lebih dari satu bulan pasti kita tidak perpanjangan," katanya.


#iksan

No comments