Breaking News

Pengguna Jalan Mengeluh, Jalan Berlubang tak Kunjung Diperbaiki


MWawasan, Lampung Timur (LAMPUNG)~ Jalan poros yang menghubungkan antara Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur dengan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah rusak parah yang tak kunjung diperbaiki oleh pihak pemerintah daerah, pengguna jalan sangat mengeluh pada saat melintas di jalan tersebut terlebih pada pagi hari  berbarengan dengan anak-anak yang berangkat sekolah dan aktifitas masyarakat setempat karena jalan yang rusak tersebut berdekatan dengan kantor kecamatan raman utara dan pasar.

Pada saat di temui oleh awak media pengguna jalan menuturkan "ya allah mas jalan ini sudah lama rusaknya, kayaknya sudah beberapa tahun lama nya gak kunjung di perbaiki oleh pemerintah daerah, entah kapan kita sebagai masyarakat kecil bisa menikmati jalan yang bagus",keluhnya.

Masih kata pengguna jalan ini aja gak hujan kalau hujan sangat meyedihkan mas,saya dulu pernah mas gak jadi berangkat kepasar karena tersiram oleh air akibat dari banyaknya mobil yang melintas di jalan tersebut.

Di lain tempat awak media ini menemui kepala desa raman indra(11/3/19)haji Mujikan mengatakan bahwasanya jalan tersebut sudah jadi bahan bahasan di tahun 2019 ini, saya selaku kepala desa sangat prihatin selama ini masyarakat sudah berupaya mengada kan gotong-royong memperbaiki jalan dengan menimbun memakai batu",jelasnya.

Masih kata Mujikan sudah ada peninjauwan sekaligus pengukuran dari dinas terkait untuk perbaikan jalan rencananya mau di lataston akan tetapi besar harapan saya jalan tersebut jagan di lataston melainkan di riget beton karena di titik kerusakan jalan tersebut  tanah nya labil",ungkapnya".

H.Mujikan selaku kepala desa raman indra mengatakan apa bila jalan tersebut sidah diperbaiki maka akan di ada kan rapat mengenai kendaraan truk milik PT setempat yang ada di raman indra yang melebihi kapasitas muatan tonnase nya mencapai 30ton ini yang menjadi pokok problem nya akan saya lakukan rapat dengan pihak kecamatan",tambahnya. (Suhaimi) 

No comments