Breaking News

Pemandu Lagu Pingin Punya Hak Nyoblos

MWawasan, Pekalongan (JAWA TENGAH)~ Relawan demokrasi basis marginal melakukan sosialisasi pemilu di eks lokalisasi Kebun Suwung Kecamatan Karang Anyar Kabupaten Pekalongan Provinsi Jawa Tengah, Minggu (17/03/2019).

Beberapa relawan demokrasi sosialisasi terjun langsung ke lokalisasi yang akrab disebut ''Kebun Suwung"

Beberapa relawan mengatakan agar tingkat partisipasi pemilih dalam pemilu 2019 meningkat. relawan demokrasi menyasar kaum marginal di Kota Santri. Salah satunya, relawan demokrasi melakukan sosialisasi kepada warga eks Lokalisasi Kebun Suwung di Desa Sidomukti Kecamatan Karang Anyar dan pemulung di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Bojong Larang tepatnya di Desa Linggo Asri Kecamatan Kajen.

Relawan demokrasi basis marginal baru-baru ini melakukan sosialisasi di eks Lokalisasi Kebun Suwung. Sekitar 30 warga di kompleks itu, yang terdiri atas pengusaha tempat hiburan dan perempuan pendamping lagu.apa yg terjadi dengan sosialisasi warga antusias mengikuti sosialisasi tersebut. Mereka bersemangat untuk bisa menggunakan hak pilihnya, namun masih kebingungan lantaran sebagian besar bukan masyarakat Kabupaten Pekalongan.

“Saya pingin nyoblos, tapi ndak bisa pulang ke rumah karena harus bekerja disini. Bagaimana caranya, apakah bisa nyoblos di sini juga,” tanya Mawar, sebut saja begitu, salah seorang pekerja di tempat itu ketika diwawancarai.

Relawan demokrasi basis marginal, Mustofa, dalam kesempatan itu pun menjelaskan mekanisme pemilih dari luar daerah yang ingin memiliki hak pilih memilih pindah di Kabupaten Pekalongan.

Diakuinya, target dan tujuan utama dari sosialisasi tersebut adalah mensosialisasikan mekanisme pindah memilih kepada warga di eks lokalisasi tersebut, sebab sebagian besar warga di tempat itu berasal dari luar Kabupaten Pekalongan.

“Kita memang menyasar kaum marginal seperti di eks lokalisasi ini. Kita lebih fokus tentang mekanisme pindah memilih karena sebagian besar warga di sini bukan asli dari Kabupaten Pekalongan,” terang dia.

Selain kepada para pekerja di kompleks eks lokalisasi, relawan basis marjinal juga memberikan sosialisasi Pemilu kepada kelompok-kelompok yang termarjinalkan lainnya seperti pemulung, masyarakat sekitar hutan, dan sebagainya.

“Sosialisasi kepada pemulung di TPA Bojonglarang juga kita lakukan. Kegiatan sosialisasi Pemilu ini dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 17 April 2019 mendatang,” terang Mustofa.

Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal menyatakan, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya berbagai upaya terus dilakukan KPU Kabupaten Pekalongan. Salah satunya, sosialisasi secara masif dilakukan oleh para relawan demokrasi. Para relawan ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kaum marginal di Kota Santri. “Target kami bisa 78 persen hingga 80 persen,” ungkapnya.

Upaya sosialisasi lainnya, di antaranya dengan dilaksanakannya lomba dance jinggle Pemilu pada acara ‘car free day’ di Jalan Mandurorejo, Kota Kajen, konser musik dimeriahkan artis Jihan Audi dan penyanyi lokal yang direncanakan pada 22 Maret, dan KPU Run pada 7 April 2019. 

“Untuk memfasilitasi penyandang disabilitas, kami juga beri chalenge dengan lomba selfie di TPS saat hari H nanti. Kita beri tantangan untuk membuat TPS ramah disabilitas,” ujar Abi.


#Agus

No comments