Breaking News

Bupati Batang Wihaji Belum Tetapkan Darurat Bencana Banjir

MWawasan,  Batang (JAWA TENGAH) ~ Bupati Batang Wihaji belum menetapkan darurat bencana banjir yang melanda 28 desa dan kelurahan juga di empat Kecamatan yaitu Batang, Warungasem, Tulis dan Banyuputih pada Minggu (27/1/2019).

“Tadi malam kami bersama Kapolres dan Dandim 0736 Batang bersma jajaranya sudah melakukan evakuasi terhadap korban banjir pada Sabtu malam (26/1).” kata Bupati Wihaji.

Menurutnya, berdasarkan hasil rapat bersama seluruh OPD Pemkab Batang untuk memutuskan apakah akan di tetapkan tanggap darurat bencana atau tidak. Kalau memang dua hari hujanya curah hujanya masih tinggi dan banjirnya bertambah akan kita tetapkan tanggap darurat bencana.

“Dari hasil rapat untuk sementara kita tangani dulu sampai dua hari kedepan, saya sudah perintahkan kepada Kepala BPBD dan PMI korban bencana banjir dapat terlayani dengan baik,” jelas Wihaji saat monitor Posko Pengungsian di markas PMI.

Wihaji juga memastikan dan memprioritaskan penanganan korban bencana, utamanya pendampingan dan pengawalan korban banjir untuk mendapatkan makanan dan pengobatan  secara gratis. Yang selanjutnya akan kita lakukan penanganan pelayanan publik yang terganggu.

”Ada 9 posko yang kita dirikan semua terlayani makan, dan ada pendampingan dari dokter untuk mengecek kesehatan meraka,” ungkapnya.

Di Kabupaten Batang sendiri untuk korban yang mengungsi sebanyak 6.000 orang, dari data markas PMI Kabupatenyang Batang yang menjadai posko pengungsian ada 4.00 orang, Posko Pendopo Kabupaten Batang ada 128 orang.

“Dari 28 desa dan kelurahan banjir yang terparah di Kelurahan Karangasem Utara, Desa Klidang Lor, Watusalit, Kalipucang,  Denasri Kulon," jelasnya.

Bahkan desa tempat tinggal  wartawan www.mediawawasan.com Trisno, Desa Denasri Wetan juga terkena banjir.


#red/Trisno

No comments