Breaking News

Sarolangun Dapat Program Revitalisasi Perpustakaan dari Pusat, Lima Desa Jadi Prioritas


MWawasan, Sarolangun~ Kabupaten Sarolangun menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program revitalisasi perpustakaan umum berbasis inklusif sosial dari Perpustakaan Nasional RI.

Di Provinsi Jambi, hanya ada empat Kabupaten yang mendapatkan program tersebut, selain Kabupaten Sarolangun, ada Kabupaten Batanghari, Kabupaten Muaro Bungo dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).

"Program pusat Revitalisasi Perpustakaan umum berbasis inklusif sosial, dari Perpustakaan Nasional. Di Provinsi Jambi, hanya sarolangun, batanghari, bungo dan tanjabbar. kita sudah dilatih kemarin di jambi," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Sarolangun, Ali Amri, belum lama ini.

Kata Ali Amri, dalam program tersebut setidaknya ada lima desa yang menjadi perhatian yakni Desa Perdamaian Kecamatan Singkut, Desa Bernai Dalam Kecamatan Sarolangun, Desa Semaran Kecamatan Pauh, Desa Gurun Mudo Kecamatan Mandiangin dan Desa Jernih Kecamatan Air Hitam.

"Sudah ada konsultan dari pusat kemarin turun, karena maksimalnya lima desa, tapi hanya ada dua desa desa perdamaian dan bernai dalam yang sudah turun didampingi perwakilan perpustakaan nasional. Tiga desa lagi, desa semaran, gurun mudo dan jernih," katanya.

Kelima desa itu, nanti akan mendapatkan bantuan pelatihan petuga perpustakaan desa dan akan dibantu tiga unit komputer untuk menunjang akses pelayanan internet kepada masyarakat yang berkunjung.

"Jadi revitalisasi ini bukan untuk baca baca saja tapi untuk kebutuhan masyarakat menuju kemandirian masyarakat. contoh, di desa butuh pelatihan masak memasak, sehingga sudah terampil busa membuka warung dan akhirnya mandiri, dan hasil nanti bisa dikembangkan di desa masing-masing," katanya.

Lalu, jika tidak ada meriltang, pihaknya bersama dua OPD terkait yakni Bappeda dan Dinas PMD Sarolangun akan menghadiri rapat mengenai revitalisasi perpustakaan umum dengan penyamaan persepsi stake holder, di Jakarta.

"Besok, tanggal 12 ini akan ada pertemuan di jakarta. mengenai revitalisasi perpustakaan umum ini dengan penyamaan persepsi stake holder, Bappeda dan Dinas PMD juga di undang, di Jakarta. Jadi dengan adanya stake holder untuk perubahan mindset bagaimana kedepan perpustakaan bisa menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.


#Iksan

No comments