Breaking News

Bupati Lantik 13 Pejabat Setruktural dan Fungsional Berbusana Jawa Adat Khas Batang


MWawasan, Batang (JAWA TENGAH)~ Bupati Batang Wihaji mewajibkan 13 Aparatur Sipil Negara (ASN) kenakan busana adat Jawa Khas Batang. Mereka diwajibkan karena akan dilantik untuk menduduki jabatan struktural, Pengawas dan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Batang.

Tidak hanya yang dilantik, pejabat yang menghadiri pun hukumnya wajib berbusana adat lengkap dengan ikat kepala atau blangkon dan baju kebaya bagi perempuan.

“Penggunaan busana adat khas Batang memiliki filosofi untuk mengingatkan pejabat yang di lantik agar melayani warga Batang,” kata Wihaji usai melantik di Aula Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) Batang Kamis (27/12/2018).

Ia menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan susulan kemarin, karena harus menunggu persetujuan Kementrian Dalam Negeri untuk pejabat fungsional Disdukcapil.
“Masalah pelantikan hanya penundaan aja karena harus ada persetujuan Kemdagri, sehingga baru dilantik,” terangnya.

Zaman sudah berubah, maka kita harus merubah juga mental kita untuk melayani masyarakat dengan profesional sesuai dengan standar pelayanan yang cepat efeketif sederhana.

“Bangun Batang jangan pakai logika normal tapi abnormal, ini sudah melalui kajian untuk Batang lebih maju. Akan tapi jangan sampai melanggar aturan atau regulasi,” pinta Wihaji.

Dari 13 jabatan tersebut 8 menduduki jabatan fungsional diantaranya auditor madya Inspektorat Daerah dijabat oleh Harjana jabatan lama Sekcam Tulis, Sugeng Winarto menjabat pengendali dampak lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup, dan 5 menduduki jabatan struktural di Dinas Catatan Sipil diantaranya Cahyo Wiyanto menjabat Kepala Bidang Pengelolaan Data Informasi Administrasi Data, Tarman Kepala Sub. Bagian Umum dan Kepegawaian.


#red/Trisno

No comments