Breaking News

Soal Isu Penculikan Anak, Ini Kata Sekda Sarolangun


MWawasan, Sarolangun~ Isu penculikan anak yang beredar di Media Sosial, menjadi trend akhir-akhir ini. Bahkan di dunia nyata, akhir-akhir ini masyarakat sarolangun dihebohkan adanya kejadian yang kesalah pahaman mengenai penculikan ini.

Salah satunya kejadian di RT 18 Keluraham Sarkam, sekitar pertengahan bulan Oktober yang lalu, ada seorang warga tak dikenal yang membawa dua orang anak dan sepeda motor warga setempat, hanya saja dua orang anak akhirnya pulang kerumah sementara sepeda motor dibawa kabur.

Ditambah lagi, kejadian pada hari Senin (05/11) di Desa Ujung Tanjung Kecamatan Sarolangun, adanya masyarakat mengamankan 1 orang laki yang Tidak dikenal berinisial SG (32) yang berasal dari Jawa Timur ini telah beredar kabar akan melakukan penculikan anak, namun semua itu tidaklah benar.

Seorang laki-laki berinisial SG (32) tersebut diduga telah mengalami gangguan jiwa yang berkeliaran di daerah Sarolangun dan saat itu diamankan oleh Warga Desa Ujung Tanjung Kecamatan Sarolangun karena tidak memiliki identitas yang jelas.

Sekretaris Daerah, Drs H Tabroni Rozali, saat dimintai tanggapannya, bahwa memang sampai saat ini belum ada kejadian penculikan anak.namun kita selaku masyarat harus waspada juga Sementara yang ada hanya aksi pencurian motor.

"Kalau di sarolangun belum ada, itukan isu, dulu kejadian di tugu hijau bukan mau nyulik anak, tapi maling motor, tapi anak itu di bawa sebagai seakan-akan pinjam dulu anaknya, maka terjadilah," katanya.

Sekda juga mengatakan agar masyarakat sarolangun tidak mudah percaya dengan apa yang disebarluaskan di media sosial yang belum tentu kebenarannya, namun masyarakat dihimbau agar mendukung dan melaksanakan sholat berjamaah di mesjid masing-masing.

Menurut Sekda, sholat berjamaah inilah yang akan menjadi penopang dan membenteng, agar tidak terjerumus kedalam prilaku kejahatan.
"Upaya mengajak masyarakat sholat di mesjid,berjamaah, insa allah tindakan kejahatan akan berkurang, dan sosialisasi juga dilakukan oleh dinas terkait, insa Allah kita akan tenang," katanya.


#Iksan