Breaking News

Peserta Baru Menjadi Juara di Etape VI


MWawasan, Payakumbuh - Etape VI merupakan Etape dengan rute terpendek yaitu 105 Km dari Lapangan Merdeka Solok hingga Ngalau Indah Kota Payakumbuh pada lanjutan Gelaran Sport Tourism Tour De Singkarak 2018. Uniknya, etape ini merupakan satu-satunya Etape yang digelar siang hari. Karena diselenggarakan pada hari Jumat, start dimulai pukul 14.00 Wib atau setelah Shalat Jumat.

Kejutan lahir di Etape VI lanjutan Gelaran Sport Tourism Tour De Singkarak 2018. Pebalap Bike AID Team dari Jerman, Clint Hendriks mengukir kemenangan pertama di Tour de Singkarak 2018. Pebalap berkebangsaan Afrika Selatan ini menjadi finisher terdepan dengan  catatan waktu 02:33:42.

Diurutan kedua, Edgar Nieto dari tim Ningxia Sport Lotterry Livall Cycling. Sementara itu rekan satu timnya, yang berada Erdene Enkhtaivan Ningxia berhasil menempati urutan ketiga.

Di Etape VI ini Yellow Jersey masih dipegang oleh Pebalap Jesse Ewart berkebangsaan Australia dari Sapura Cycling Team Malaysia, dengan catatan waktu 22:29:49. Sementara itu, untuk Best Sprinters masih dipertahankan oleh Oleksandr Polivoda dari NLC Team dengan 36 poin, dan King of Mountain ialah direbut oleh Jonel Carcueva dari G4G Philippines dengan 28 poin.

Muhammad Abdurrohman dari KFC masih mempertahankan Red and White Jersey untuk keempat kalinya berturut-turut dengan catatan wktu 22:30:34. Sementara pebalap Indonesia yang berhasil finish pertama Jamal Hibatulloh dari PGN Cyling Team dengan catatan waktu 02:35:37.

Sesuai balapan, Clint Hendricks mengatakan sangat senang atas prestasi yang diraihnya hari ini di etape VI. Ia baru ikut pada iven balap sepeda internasional Tour de Singkarak di Sumatera Barat pada tahun ini. "Kemenangan ini memotivasi saya untuk meraih kemenangan pada dua etape lagi," ujarnya Jumat (9/11).

Ditemui disela-sela finish, Wali Kota Payakumbuh Rizal Palepi mengatakan masyarakat di Payakumbuh sangat antusias dengan adanya Tour de Singkarak ini. Buktinya masyarakat memadati kawasan finish di Ngalau Indah. "Kita sebenarnya sangat menginginkan Grand Opening itu di Payakumbuh. Tapi kita keterbatasan Hotel. Mungkin ini yang perlu kita upayakan, supaya kita mampu menjadi tuan rumah di Etape pertama," sebutnya.


#EDO