Breaking News

Tukang Ojek Ditemukan Tewas Dalam Kondisi Mengenaskan


MWawasan, Sarolangun~ Nasib naas dialami Basri (48) warga Sri Pelayang, RT 08 Kelurahan Sarkam, Kecamatan Sarolangun, yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek di Kota Sarolangun. Pasalnya, ia ditemukan oleh warga dibantu aparat kepolisian dalam kondisi sudah tak bernyawa (tewas. red), dengan kondisi yang mengenaskan.

Dari data yang berhasil dirangkum  media onlen wawasan ini, penemuan jasad korban itu terjadi pada Kamis (18/10) kemarin, sekitar pukul 11.00 wib, di areal Kebun Karet Desa Lubuk Sepuh, Kecamatan Pelawan.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana, SIK MAP, melalui Kasubag Humas IPTU Ardiansyah, membenarkan adanya penemuan sesosok mayat di daerah kebun karet milik H Meru.

Kata ardiansyan, bahwa mayat tersebut diduga sebagai korban pembunuhan, karena korban saat ditemukan dengan keadaan luka parah di bagian leher, yang diduga sebagai akibat sayatan senjata tajam yang dilakukan oleh pelaku.

"Awalnya korban mengantar pelaku dari pasar Sarolangun dengan menggunakan sepeda suzuki smash warna hitam merah menuju ke kebun karet milik H.Meru yang terletak di perbatasan antara HTI. Korban diduga dibunuh oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam, korban mengalami luka di bagian leher," katanya.

Saat ini, katanya, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku yang tega melakukan perbuatan tindak pidana 365 KUHP tersebut.

"Korban sudah dibawa kerumah sakit oleh  keluarga dan pihak  kepolisian, untuk dilakukan visum. dan pelaku masih dalam Penyelidikan.
Saat ini perkara dalam penanganan Polres Sarolangun," katanya lagi.

Sementara itu, istri korban Siti Halimah, mengatakan bahwa suaminya yang berprofesi sebagai jasa tukang ojek di pasar sarolangun, pada Rabu (17/10) kemarin mengantarkan salah seorang penumpang yang minta diantarkan ke daerah PT HTI Gunung Kembang.

"Tetapi dari pagi Rabu  mengantarkan penumpang tersebut, sampai sampai hari belum juga ada kabar dan nomor telepon pun juga tidak aktif, dan membuat pihak keluarga menjadi cemas dan khawatir," katanya.


#Iksan