Breaking News

ULP Sudah Lelang 139 Peket Proyek, Jembatan Mensao Belum


MWawasan, Sarolangun~ Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Sarolangun, mencatat sampai awal bulan agustus 2018 ini, sebanyak 139 paket proyek sudah dilakukan pelelangan. Hal itu dikatakan Kabag ULP Arif Hamdani, ST, Jumat (03/8) kemarin, saat dikonfirmasi diruang kerjanya. 

" Data terakhir ini sudah ada 139 paket yang dilelang oleh ULP Sarolangun, di beberapa dinas seperti dinas PU dan Dinas Pendidikan," katanya. 

Paket yang dilelang ini, katanya berupa paket Konstruksi yang bernilai diatas Rp 200 juta keatas dan paket konsultan diatas Rp 100 juta keatas sesuai perpres Nomor 16 tahun 2018. "Diluar dengan barang-barang e-katalog, selain itu masuk dalam proses lelang di ULP,"  katanya. 

Paket di dinas PU, katanya sudah dilakukan proses lelang semua, yang berjumlah sekitar 110 paket proyek. Sisanya, dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah, seperti Dinas Pendidikan. 

" Kalau masalah serapan anggaran, dari hasil lelang ini diserahkan ke dinas terkait untuk di kontrak, agar segera dikerjakan proyek tersebut. Serapan anggaran mini, saya pikir karena ada yang belum ngambil uang muka, itu makanya serapan anggaran belum naik," katanya. 

Sementara itu, Ia juga menyebutkan masih adanya paket proyek yang sampai saat ini belum dilakukan lelang. Ada sekitar lebih kurang 10 paket yang lagi belum di lelang di Dinas Pendidikan, Seperti pembanggunan ruang kelas belajar (RKB) dan paket kecil yang masih bisa dilelang dengan waktu yang masih panjang. 

Ketika di tanya, mengenai proyek pembangunan Jembatan Mensao, Kecamatan Limun. Katanya sudah dilelang beberapa bulan yang lalu, karena ada persaingan tidak sehat, proses lelang harus dibatalkan, dan berkasnya dikembalikan ke dinas PU. 

" Setelah kita kembalikan berkasnya, sampai saat ini belum ada pengajuan dari dinas pusl lagi, untuk paket proyek jembatan mensao. Tetap akan kita lelang jika berkasnya masuk ke kita. Kita minta cepat di ajukan kembali, biar kita lelang," katanya lagi.


#Iksan