Breaking News

Pindah Tugas Ke Bandung, AM Putranto : SAD Adalah Tanggung Jawab Kita


MWawasan, Sarolangun~  Mayjend TNI AM Putranto, S. Sos, yang menjabat sebagai Panglima Kodam II/Sriwijaya, sejak tangga 25 April 2017 hingga akhir bulan Juli 2018 ini, meninggalkan pesan dan kesan yang terdalam, khususnya terhadap progres pembangunan kawasan terpadu Suku Anak Dalam (SAD) Di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam. 

Pasalnya, selama menjabat pangdam tersebut lebih kurang 1 tahun lebih itu, menjadi pelopor dan penggagas ide dalam membangun kawasan terpadu SAD untuk mendapatkan kehidupan yang layak seperti halnya manusia pada umumnya. 

Wajar, atas perhatian dan partisipasinya mendongkrak kemajuan bagi warga SAD, AM Putranto diberikan gelar Tumenggung Agung, atau "Rajo Tentro", dikalangan warga SAD. Bahkan gelar rajo tentro itu seakan melekat dalam kepribadiannya. 

AM Putranto, putra kelahiran Jember, Jawa Timur, 26 Februari 1964 itu, saat ini pindah tugas ke Bandung, Sebagai Komandan Kodiklat Angkatan Darat (Dankodiklatad) TNI, dan meninggalkan markas besar Pangdam II Sriwijaya di Palembang, Sumatera Selatan. 

" Pertama saya jadi pangdam yang saya lihat tentang kehidupan SAD, dan itu saya niatkan agar mereka harus hidup sama seperti kita, kesempatan sama, hanya perlu disentuh saja. Saya selaku pangdam merupakan tanggung jawab kami," kata AM Putranto, Kala meninjau pembangunan Kawasan SAD, Selasa (31/7) kemarin. 

Ia juga berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah kabupaten Sarolangun, yang telah bekerja sama dalam membangun kawasan terpadu SAD ini. Pembangunan ini katanya, mesti terus dilanjutkan dengan sebaik mungkin. 

" Alhamdulillah ini semua adalah swadaya, ini adalah perhatian pemerintah provunsi dan daerah serta komandan serta kasat. Sepeninggal say, tidak ada yang akan dirubah, tinggal mana yang kurang itu yang harus ditambah. Sekali lagi terima kasih kepada teman teman yang sudah mendukung program pembangunan, kepada pangdam yang baru saya harap akan melanjutkan semaksimal mungkin. Yang lainnya," katanya lagi. 

Ia juga berpesan kepada seluruh prajurit TNI yang bertugas di Kodam II Sriwijaya, agar melaksanakan tugas dengan baik dan profesional, terutama dalam membantu pembangunan kawasan terpadu SAD. 

" Saya harap seluruh prajurit yang bertugas di kodam sriwijaya bekerjalah secara profesional, agar mereka bisa bahagia karena bahagia mereka adalah bahagia kita," katanya. 

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Pangdam II Sriwijaya, Ia lalu menyerahkan gelar rajo tentro dipunggung Pangdam II Sriwijaya yang baru, Mayjend TNI Irwan, S. IP, M. Hum, Karena menurutnya siapapun yang jadi pangdam II Srwijaya maka akan menjadi rajo tentro. "Awal mulanya saya kesini itu, saya diangkat raja tentro dengan gelar tumenggung agung, saya dengar suara raja tentro oh enak sekali, jadi siapapun pangdam itu rajo tentro. dan saya mantan, sekarang jadi fatihnya," katanya lagi. 

Sementara itu Bupati Sarolangun Cek Endra, mengucapkan terima kasih kepada Mayjend TNI AM Putranto, atas pengabdian dan gagasan ide selama menjabat sebagai Pangdam II/Sriwijaya, untuk membantu pembangunan kawasan terpadu kampung madani SAD. 

"Pertama saya ucapkan terima kasih kepada pak putranto yang telah menggagas ide dan membantu kita pemkab sarolangun dalam membuat kawasan terpadu SAD, selamat kepada pak Putranto menjadi komando diklat di TNI," katanya. 

" Harapan kami lanjutan pembangunan kawasan terpadu tetap berlanjut, agar betul betul bermanfaat dalam pembinaan masyarakat sad. Kami menyambut baik atas rencana kehadiran bapak presiden ke sini untuk meresmikan kawasan terpadu ini," harapnya.


#Iksan