Breaking News

Ini Konsep Kampung Budaya di Kelurahan Dusun, Dinas PU Bersama Konsultan Turun ke Lapangan


MWawasan, Sarolangun~ Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun merencanakan di Kelurahan Dusun Kecamatan Sarolangun, akan dijadikan sebagai salah satu ikon baru Kabupaten Sarolangun, dengan membuat konsep kampung budaya. 

Kampung budaya ini berada di Kampung Baru, Kampung Lubuk dan Muara Sawah, Kelurahan Dusun yang memang saat ini rumah penduduk masih tradisional, ditambah lagi banyaknya peninggalan budaya sarolangun yang memiliki nilai-nilai sejarah. 

Kadis PUPR Ibnu Ziyadi, ST Rabu (15/8) kemarin, saat turun kelapangan bersama konsultan perencanaan, yang didampingi Kabid Cipta Karya, Ollie Suryono, ST. tampak serius membicarakan konsep dan design kampung budaya yang akan dikerjakan nanti. 

"Memang sengaja mengajak konsultan perencanaan untuk turun langsung melihat titik titik poin yang akan digarap dalam konsep kampung budaya. Ini dari kampung baru sampai kampung lubuk muara sawah, ujung tanjung, banyak poin poin yang berpotensi untuk kita tata dan kembangkan," katanya. 

Masing-maisng kampung, kata pria yang akrab disapa ziyad ini, ternyata memiliki nilai sejarah dan budaya yang bisa ditampilkan. Seperti di ujung tanjung, adanya benda peninggalan sejarah seperti bedil talinggam, dan akan dibuatkan duplikasi, sehingga masyarakat bisa melihat seperti apa bedil talinggam, dan di muara sawah ada jubah terbang. 

"Di muara sawah, museum tempat koleksi barang barang sejarah di kampung budaya dan kita lihat setiap kampung tadi ada rumah biduk, yang di buat masyarakat apa adanya. kedepan rumah rumah biduk itu akan kita design lebih unik, sehingga itu juga berfungsi sebagai halte berhentian para pengunjung mulai dari kampung baru, ke kampung lubuk ada tempat persinggahan yang akan diabadikan poto poto," katanya. 

Ia juga menambahkan untuk mewujudkan kampung budaya ini, dalam waktu dekat ini akan mengadakan konsultasi publik, dengan mengundang tokoh masyarakat dan lembaga adat. Untuk membahas dan menerima masukan-masukan mengenai rencana kampung budaya ini. Setelah mendapatkan persetujuan, maka akan segera dilakukan pembangunan fisiknya. 

"Tahun kni memang kita baru sebatas kinsep DAD, nanti akan kita adakan konsultasi publik dengan mengundang tokoh masyarakat, kita bahas bersama terhadap ide ide yang kita tuangkan, mungkin banyak masukan masukan," katanya. 

"Kemudian hasil diskusi kami, kita tidak hanya bicara pembangunan fisik tapi juga isinya, aktivitas budaya kesenian akan perlahan dihidupkan, pelataran surau muara sawah ini tempat yang bagus, sebagai panggung seni, setiap malam tertentu ada kesenian budaya, atau malam minggu pentas seni," katanya. 

Bahkan dirinya juga kepikiran akan membuat jalan setapak menuju rumah penduduk akan diberikan warna-warni, dengan motif-motif lokal yang berbudaya, sesuai dengan partisipasi masyarakat, bagaimana mewarnai kampung budaya ini. 

"Untuk anggarannya perkiraan sekitar 23 miliar, ini baru destimasi secara global, nanti  kita detailkan lagi, karena ada beberapa poin poin lebih dipertegas lagi dan ditata lagi untuk menjadi sesuatu yang menarik," tukasnya.
#iksan