Breaking News

13 Kelompok Dapat Bantuan Bibit Ikan Patin dan Pakan


MWawasan, Sarolangun~ Tahun ini Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sarolangun, mendapatkan bantuan bibit dari pusat untuk budidaya ikan patin, yang diberikan kepada kelompok perikanan yang tersebar di Kabupaten Sarolangun. 

Kabid Perikanan,  Ibie Patria, S. St.Pi, belum lama ini, mengatakan bahwa bantuan DAK tersebut berupa bibit ikan patin sebanyak 52.000 ekor dan pakan ikan sebanyak 32.500 kg, yang terdiri dari pakan terapung 6.500 kg dan pakan tenggelam 26.000 kg. 

Bantuan tersebut diberikan kepada 13 kelompok perikanan di sejumlah Kecamatan, yakni Kecamatan CNG ada dua Pokdakan yakni Pokdakan Kasang Jaya, Desa Lubuk Resam, dan Pokdakan Sikamis Makmur, Desa Sikamis. 

Kemudian di Kecamatan Sarolangun ada tiga Pokdakan, yakni Pokdakan Gading Jaya, Kelurahan Aur Gading, Pokdakan sembilan belas, Kelurahan Suka Sari dan Pokdakan Pagu Jaya, Desa Bernai. 

Kemudian Di Kecamatan Singkut, ada tiga Pokdakan, yakni Pokdakan Ponpes Ihya As-sunnah dan Ponpes Alfattah, Desa Payo Lebar, serta Pokdakan Gemilang Sakti, Desa Pasar Singkut.

Kecamatan Pauh ada satu yakni Pokdakan Alhuda, Desa Samaran. Begitu juga di Kecamatan Bathin VII ada satu Pokdakan, yakni Pokdakan Bintang Taruna Muda, Kelurahan Limbur Tembesi. Lalu,  di Kecamatan Limun ada satu yakni Pondakan  Pelangi Senja, Desa Berkun. Di Kecamatan Pelawan ada dua pokdakan, yakni Pokdakan Bina Tani, Desa Pematang Kulim, dan Pokdakan kwt (Srikandi) Desa Mekar Sari. 

" APBD Sarolangun tidak ada anggaran untuk benih bibit ikan, yang ada itu restoking, sama paket bantuan melalui DAK Perikanan. Dana DAK ini kita dapat bantuan bibit Ikan patin tahun ini diberikan kepada 13 kelompok, tersebar di kecamatan dalam Kabupaten Sarolangun, bibit ikan patin sebanyak 52. 000 ekor," katanya. 

Kelompok perikanan ini katanya, memang yang sudah layak setelah adanya verifikasi dari pusat, seperti kelompok yang benar benar eksis dibuktikan dengan kelengkapan administrasi keanggotaan, penyuluhan selalu diberikan dan juga memiliki badan hukum yang jelas. 

" Untuk 2018 dimasukkan pada tahun 2017, jadi pengajuannya setahun sebelum direalisasikan, agar terverifikasi di pusat. Pakan ikannya juga kita dapat, dibagi dua, yakni pakan terapung dan pakan tenggelam, yang dibagi rata ke 13 kelompok," katanya. 

Kedepan, lanjutnya. untuk tahun 2019 mendatang pihaknya akan memasukkan anggaran untuk bantuan bibit dari APBD Sarolangun, karena bantuan selama ini hanya kebijakan dari kepala daerah, untuk pemberian bantuan. 

" Tahun mendatang, kita masukkamn bantuan bibit, karena orang tahunya ngajukan profosal, minta benih, cek lokasi bu, kalau APBD kita tidak ada anggaran bagaimana kita mengalokasikan, selama ini hanya kebijakan, makanya kita anggarkan walaupun nanti tidak besar, tapi kita anggarakan dalam setahun," katanya lagi.


#Iksan