Breaking News

Sudirman : Jangan Ada Berita Hoax


MWawasan, Sarolangun~ Persoalan pelaporan kasus kekerasan anak atau pun perempuan, ke Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun, diharapkan tidak melakukan pelaporan berita hoax, atau yang dikenal dengan laporan bohong alias palsu. 

Apalagi saat ini memang sudah tidak asing lagi, banyaknya berita dan kejadian-kejadian hoax yang membuat kegaduhan di tengah masyarakat. 

Kadis DP3A Sarolangun, Sudirman, Rabu (25/7) kemarin, mengatakan pelaporan hoax ini mengenai kasus kekerasan anak dan perempuan juga tidak bisa dipungkiri akan bisa terjadi. "Silahkan melapor ke aparat penegak hukum atau melalui DP3A, nanti kita fasilitasi kepengurusannya,  kalau arahnya ke ranah hukum kita koordinasi ke kepolisian. Silahkan lapor ke kita, dan juga pelapor harus menguasai kronologi kejadian, jangan pula ada berita hoax," kata Sudirman. 

Jika ada pelaporan hoax, katanya akan beresiko terhadap si pelaku, apalagi dalam penanganan masalah.  "Nanti jadi berdampak buruk bagi pengambilan keputusan," katanya lagi 

Sudirman juga menegaskan agar masyarakat melaporkan kejadian kekerasan anak dan perempuan ini dengan yang sebenarnya, dan pihaknya akan siap melayani dan memfasilitasi hingga persoalan tersebut bisa diatasi dengan baik.

" Bagi anak-anak yang mengalami pelecehan seksual, penganiayaan, dan Kdrt kita layani, banyak sekarang inikan di diamkan, karena tidak ada yang ngurus. Dp3A ini akan memediasi itu,  Hak anak dalam mendapatkan pendidikan, kesehatan,  itu kita lindungi, dan anak terlantar kita urus, untuk mendapatkan Hak Asasi Manusia," tukasnya.


#Iksan