Breaking News

Pemilihan Walikota Jambi Tinggal Hitung Hari


MWawasan, Jambi~ Pemilihan Walikota (Pilwako) Jambi tinggal menghitung hari. Bagaimana profil kandidat dimata masyarakat?

Pengamat Kebijakan Publik Dr Dedek Kusnadi menjelaskan, dua pasang kandidat yang berlaga di pilwako memiliki kelebihan masing-masing. Menurutnya, kelebihan itu bisa menjadi daya pikat dan daya tarik untuk merebut simpati masyatakat di pilwako mendatang.

Dosen UIN Jambi ini menjelaskan, Abdullah Sani misalnya, dinilai oleh masyarakat sebagai figur yang relijius. Dari dua pasang kandidat tersebut, Bang Sani, kata dia, dinilai maysrakat sebagai figur yang sangat religius.

“ Beliau (bang Sani) dianggap sering mengisi majelis taklim, khotbah atau kegiatan keagamaan dimasyarakat. Dari dulu, Bang Sani dinilai sebagai kyai yang banyak menjadi tempat warga berkonsultasi,” jelasnya.

“ Apalagi, seperti saya ketahui, Bang Sani itu tidak saja religius, tetapi santun, nasionalis dan jauh dari berbuatan yang ‘nekaneko’. Dengan begitu, peluang beliau merebut simpati masyarakat tetap terbuka lebar,” ujarnya.

Dedek menyebutkan, yang sulit dilupakan warga tentang sosok Sani adalah tidak pernah menolak jika diundang menghadiri kegiatan yang dilaksanakan masyarakat, baik dari latarbelakang apapun.

“ Beliau sosok yang bisa diterima segala lapisan masyarakat,” katanya.

Sementara, Fasya juga tak kalah hebat. Menurut Dedek, Fasya dinilai masyarakat sebagai Walikota yang berhasil dan berprestasi. Kinerjanya bagus sehingga itu menjadi modal yang sangat kuat untuk bisa merebut hati masyarakat.

“ Bang Fasya dianggap berhasil. Semua masyarakat menilai itu. Maka, ini jadi nilai tersendiri bagi bang Fasya untuk dapat meraih dukungan di Pilwako,” ujarnya.

Fasya juga dianggap Walikota dengan banyak prestasi. Misalnya Fasha baru saja menerima anugerahi Swasti Saba Padapa dengan ditetapkannya Kota Jambi sebagai Kota Sehat dari Menteri Kesehatan RI pada akhir November lalu.

Sekarang Wali Kota Syarif Fasha kembali dianugerahi penghargaan tingkat nasional yaitu Local Government Capacity for Business Awards 2017. Berdasarkan monitoring dan evaluasi, Wali Kota Syarif Fasha dinilai sebagai salah satu kepala daerah yang sukses membangun iklim usaha yang kondusif di Indonesia.

Penghargaan yang diserahkan Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang bekerjasama dengan Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG) itu, sekaligus menempatkan Kota Jambi sebagai 5 besar dari 12 nominasi peraih LGBC Index dari 514 Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Warga Kota Jambi patut berbangga, sebagai satu-satunya daerah dari Provinsi Jambi yang sukses meraih penghargaan bergengsi bidang iklim investasi yang kondusif tersebut, raihan ini mencatat kembali prestasi spektakuker Tanah Pilih Kota Jambi, karena dalam 2 bulan saja (November – Desember), Kota Jambi sukses meraih 8 penghargaan tingkat nasional secara berturut-turut.

“ Fasya juga dianggap sebagai sosok yang tegas. Ini bisa menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.

Lalu siapa yang berpeluang unggul di Pilwako?
Dedek tidak bisa memprediksi. Menurutnya, semua kandidat punya kelebihan dan kekurangan.

“ Tinggal masyarakat yang menilai. Dan semuanya tegrantung kerja-kerja tim untuk mensosialisasikan kelebihan kandidatnya,” ujarnya.


#Iksan