Breaking News

Panggilan Jiwa untuk Mengabdikan Diri di Kampung Halaman


MWawasan, Tompobulu (Gowa)~  Nama lengkapnya Wahyu Hidayat, Lelaki yang usianya masih terbilang muda itu tercatat sudah beberapa tahun mengabdi pada Negara, bekerja sebagai perangkat desa dengan jabatan Sekretaris Desa Rappoala.

Sosoknya yang ramah, pandai bergaul juga pekerja keras, berhasil menghantarkannya menjadi orang nomor dua di pemerintahan desa rappoala. Kepercayaan yang diembankan kepadanya bukan waktu yang singkat dan Mampu bertahan sebagai Sekdes, menjadi satu bukti kalau dirinya memang cakap dalam membantu Kepala Desa menjalankan roda pemerintahan.

Berbagai persoalan kerap dihadapinya dari yang kecil hingga kelas kakap. Semua itu dijalaninya dengan tulus dan ikhlas. Sebuah perinsip yang ditanamkan yaitu pantang menyerah saat menghadapi masalah.
Bahkan, karena kepiawaiannya dalam memecahkan permasalahan itu, dirinya kerap dicari orang-orang bermasalah, sekadar dimintai bantuan ikut menyelesaikan.

“Saya punya moto tak ada yang tak bisa semua pasti bisa, dan tak ada yang tak mungkin semua pasti mungkin. Dengan semboyan, tebarkan salam, sambungkan tali silaturahmi dan jangan biarkan pergi. Dimanapun ini saya terapkan dan sampaikan kepada masyarakat, termasuk setiap menyampikan sambutan saat kegiatan,” kata Wahyu.

Kendati terbilang cerdas, tapi anehnya tak ada sedikitpun dirinya berniat untuk mencoba maju sebagai Kepala Desa, padahal sesepuh keluarganya tercatat pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Desa di Rappoala.

“Tak ada keinginan sampai situ daenk. Saya cuma ingin semaksimal mungkin turut membangun rappoala, berbagai beban tugas bersama Pak Kades, bahu membahu demi memajukan masyarakat. Soalnya bekerja di desa itu panggilan jiwa, intinya apa yang harus kita berikan pada masyarakat,” tandasnya.


#Arfah/Ichwan