Breaking News

Operasi Ketupat, 366 Personel Disiagakan


MWawasan, Sarolangun~ Operasi Ketupat Tahun 2018 mulai dilaksanakan, yang di jadwalkan mulai 07 s. d 23 Juni mendatang, dalam rangka memberikan ketertiban dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan lebaran hari raya idul fitri 1439 H. 

Operasi ketupat ini resmi dimulai usai apel gabungan di Mapolres Sarolangun, Rabu (06/6) kemarin, yang dipimpin langsung Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, dihadiri Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana beserta jajarannya. 

Usai apel, Kapolres Sarolangun mengatakan bahwa dalam pelaksanaan operasi ketupat ini, pihaknya mengerahkan kekuatan gabungan sebanyak 366 personel disiagakan. Terdiri dari 126 personel instansi gabungan seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Kodim Sarko dan Senkom. Ditambah dengan 2/3 kekuatan personel polres sarolangun yang jumlahnya mencapai 240 personel. 

" Kita siagakan personel, dari instansi samping total setelah dikalkulasikan, ada 126 personel terdiri dari TNI, dishub, satpol pp dan sendkom. Lalu, kita libatkan kekuatan kita, 2/3 kekuatan kita 130 personel, melaksanakan tugas di pos, dan ada satgas lain yang kita libatkan,  totalnya 240 personel," kata Dadan Wira Laksana. 

Kapolres juga menjelaskan dalam operasi ketupat ini, ada sebanyak enam pos pengamanan yang disiapkan untuk memberikan pengamanan kepada masyarakat, bagi yang melakukan arus mudik lebaran dan mencegah adanya kriminal. 

Pos pengamanan itu terdiri dari di Kecamatan Sarolangun, Kecamatan Pauh-Kecamatan Mandiangin, Kecamatan Pelawan, Kecamatan Bathin VIII dan Kecamatan Singkut. 

" Kita melaksanakan ops ketupat apel diikuti kodik, konpi, instansi pendukung dishub, dinkes dan satpol pp. Pos pelayanan dan pengamanan ada enam,  tambahannya hanya di batas pauh mandiangin," katanya.

Kemudian untuk wilayah black spot atau rawan kejahatan, akan ditempatkan personel khusus berupa sniper. Pihaknya juga sudah melakukan pemetaan lokasinya. 

" Kita tempatkan nanti, kita sudah komunikasi dengan polda, untuk wilayah black spot, potensi kita sudah petakan, dan minta polda menempatkan personel khususnya," katanya lagi. 

Selain itu,  dalam apel gabungan tersebut, Polres Sarolangun juga melakukan pemusnahan barang bukti berupa 4095 botol minuman keras, 8 galon tuak, dan 470 ribu mercun cabe rawit. Yang didapat saat melakaanakan operasi dan Kegiatan Kepolisian Yang ditingkatkan (K2YD) menjelang puasa ramadhan kemarin. 

" Kita ada kegiatan K2YD, satu bulan sebelum puasa ramadhan, dan sampai saat ini masih kita laksanakan," tutupnya.


#Iksan