Breaking News

Wabup Himbau Pilkades Harus Transparan, Cepat dan Akuntabel


MWawasan, Sarolangun~ Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri, Selasa (03/04) kemarin,  membuka kegiatan sosialisasi pelaksanaan e-Voting, pada Pilkades serentak di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun.  

Ia menegaskan agar pelaksanaan Pilkades kedepan dilakukan dengan lebih Transparan, Cepat dan Akuntabel. Apalagi,  dengan sistim elektronik diyakini akan membuat pilkades lebih mudah dikelola tanpa adanya kecurangan. 

"Telah disampaikan secara simulasi tadi,  bagaimana pelaksanaan e-Voting pilkades ini. Ya, kedepan supaya pilkades bisa lebih transparan,  cepat dan akuntabel. pertanggungjawabannya tidak sulit, saya melihat sangat sederhana," kata Wabup. 

Ia juga mengaku sangat mendukung pelaksanaan Pilkades sistim e-Voting ini,  yang hanya bermodalkan KTP elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan (Suket) , masyarakat Sarolangun bisa menggunakan hak suaranya. Pilkades pun dinilai akan jauh dari kemungkinan adanya permainan oleh oknum tertentu, karna pemilih bisa memilih satu calon itu bisa langsung diketahui. 

"Betul betul tidak bisa berubah- rubah, jadi tidak ada kemungkinan permainan apalagi pemilihan ganda.  kita sudah ada perda,  tapi masih proses. begitu juga dengan perbup," ungkapnya.

"Saya berharap ini bisa di evaluasi, karena kedepan juga akan dilakukan evoting pada pileg,  pilkada masa yang akan datang," jelas Wabup. 

Ia juga menyebutkan dalam pelaksanaan Pilkades yang akan diikuti 39 desa itu, direncanakan pada Bulan Juli,  mendatang. diharapkan masyarakat segera mengurus e-KTP bagi yang belum memiliki atau belum merekam. Karena,sampai saat ini data terakhir dari Dukcapil Sarolangun,  baru 90 persen masyarakat sarolangun yang sudah punya e-KTP, tegas Wabup. 

"Ya, sebaiknya memang pakai e-KTP, jangan pakai suket. maka kita himbau masyarakat segera urus ektpnya, dan bahkan dukcapil turun ke desa melakukan perekaman. saya himbau, segeralah untuk mengurus ektp,  karena ini sangat penting, " jelasnya lagi.

"Dalam e-Voting ini,  bagi yang sakit tidak bisa diwakilkan, dan itu sesuai aturan undang undang. perekaman e-KTP sudah 90 persen. InsaAllah selesai,  tinggal 10 persen lagi dan saya harap pada sosialisasi ini seluruh peserta agar dapat mengikuti dengan baik dan sungguh-sungguh. kalau ada keraguan silahkan dipertanyakan kepada pemateri," tukasnya.


#Iksan